Kamis, 10 Oktober 2013

Keponakan kami....

Gambar dari Google 
Hari ini belum nulis, wah….

Ok, untuk hari ini kami akan menulis tentang keponakan kami yang baru. Ga terlalu baru sih J karena usianya sudah 3 bulan. Ya, keponakan perempuan kami itu dilahirkan 3 bulan yang lalu, awal Juli.

Ia keponakan perempuan kami yang kelima setelah sebelumnya sudah ada empat keponakan perempuan yang kami miliki. Semuanya cantik lho J

Keponakan perempuan kami yang paling besar usianya kayaknya 11 tahun. Kini sedang duduk di SMP kelas satu. Ia berkulit hitam manis dengan senyumnya yang dihias oleh lesung pipinya.

Sejak kedatangan keponakan baru, 3 bulan lalu, rumah kami sesekali diramaikan oleh suara tangisannya. Suara tangis bayi. Lucu dan terasa hidup. Ada suara bayi….

Kini meski ia baru 3 bulan, tapi ia sudah mulai mengoceh. Seringkali ia juga tertawa bila diajak bicara oleh sang ibu. Tertawa yang khas bayi. Bikin gemes mes mes...

Oya, wajah bayi memang selalu bikin senang orang yang memandangnya. Entah itu bayi berkulit putih ataupun hitam. Wajah bayi sungguh polos. Wajah penuh kemurnian. Tiada yang tidak suka melihat wajah bayi.

Bayi, bilamana kita lihat, berwajah sama. Kita tidak dapat membedakan antara bayi perempuan dengan bayi lelaki sebelum kita melihat kemaluannya.

Keponakan kami yang masih bayi itu mudah sekali tertawa ataupun mengoceh (seperti mau membalas) tiap kali diajak bicara.

Ibu adalah segala-galanya bagi si bayi. Ya, tanpa ibu dan kasih sayangnya, tak tahulah nasib si bayi.

Ibu, bagi bayi laksana Tuhan. Ya, para bayi (termasuk kita juga yang pernah berada pada masa itu) benar-benar bersandar pada sang ibu. Ia percaya seratus persen pada ibunya. Semestinya itu juga yang terjadi pada kita (yang sudah dewasa) percaya pada-Nya, benar-benar bersandar, tanpa keraguan sedikit pun.

Kembali ke keponakan kami. Sayangnya, kini ia sedang flu. Tadi malam ia agak rewel karena hidungnya agak mampet.

Bayi memang mudah sekali terjangkit penyakit karena system kekebalan tubuhnya yang belum sempurna. Atau juga konon bayi sakit karena sedang mempersiapkan tubuhnya untuk bertumbuh. Misalnya, sehabis kena flu dan batuk, si bayi yang awalnya belum bisa tengkurap, kini bisa tengkurap. Dan sebagainya.

Mudah-mudahan keponakan kami cepat sembuh.

Sekian dulu untuk hari ini.


Terima kasih.
Flag Counter