Jumat, 25 Oktober 2013

Hujan...

Gambar dari stokereport.com 
Nampaknya hujan sudah mulai rutin tertumpah ke bumi akhir-akhir ini. Kemarin ia juga datang sekitar pukul setengah satu siang. Ditemani oleh beberapa temannya yang berbunyi menggelegar membuat beberapa dari kami terkejut mendengarnya. Sontak saja dalam hati kami panjatkan doa memohon perlindungan dari Sang Pemilik Petir dari bahaya yang mungkin saja ditimbulkan oleh kehadirannya.

Hari ini hujan pun turun menyambangi manusia kembali. Sekitar pukul dua belas siang kurang enam menit. Kini angin sesekali menemaninya sehingga pepohonan bergoyang-goyang laksana penyanyi dangdut. Tak beberapa lama memang. Kini ia sudah reda meninggalkan kesejukan dan hawa yang agak dingin. Cocok buat minum wedang jahe nih buat menghangatkan tubuh.

Hujan sudah reda untuk saat ini. Tidak tahu untuk esok. Mungkin ia akan berkunjung lagi pada jam dan teman yang berbeda. Kami hanya bisa senantiasa bermohon pada-Nya agar seluruh makhluk dilindungi-Nya dari segala bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh kedatangan mereka itu. 

Sudah lumrah sepertinya bilamana ia datang, masyarakat ditakutkan oleh bahaya banjir yang ditimbulkannya. Memang sih kedatangannya tidaklah untuk tujuan menyusahkan manusia dengan musibah banjir ataupun yang lainnya seperti longsor. Ia datang karena memang sudah saatnya ia mengunjungi tempat yang kita tinggali bersama ini.

Adalah kesalahan kita, para penghuni tempat yang ia kunjungi karena tidak menjaga kondisi lingkungan alam yang semestinya menyambut kedatangannya yang memang sudah bisa diketahui. Kita memang mesti menyambutnya dengan senang hati karena kedatangannya membawa berkah, pepohonan, tanaman menjadi segar dan tumbuh subur, udara menjadi bersih, segar.hmmm… kami suka suasana setelah hujan turun. Adem bener…..

Ya, kita mesti menyambutnya dengan lingkungan yang senantiasa kita jaga agar ketika ia datang, maka ia bisa langsung mengalir dengan baik, tanpa menimbulkan genangan atau banjir.  Lingkungan yang terjaga agar ia meresap ke dalam pori-pori tanah yang sehingga ia bisa kita gunakan kembali sebagai sumber mata air sehari-hari.

Kita mesti menanam lebih banyak pohon yang mampu menjadi penahan air ketika hujan menuruni lereng-lereng gunung sehingga tanahnya tidak longsor dan menyebabkan bahaya bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Kita juga semestinya lebih arif menggunakan air bersih dan juga menjaga kelestarian alam yang mana merupakan pinjaman dari generasi mendatang sehingga mereka akan tetap merasakan indah dan sejuknya alam seperti yang kita rasakan.

Mungkin menjaga kelestarian alam nampaknya menjadi suatu beban moril yang tinggi bagi kita, tapi setidaknya kita mesti berupaya meskipun dengan dan dari hal-hal yang sederhana yang biasanya dianggap sepele. Seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan kantong plastik, menanam pohon atau pun menggunakan barang-barang yang dapat didaur ulang kembali, mengurangi penggunaan tisu.

Kita pasti ingin selalu berada dalam lingkungan yang nyaman, segar dan bersih, bukan? Tentu saja hal itu bisa tercapai bilamana kita senantiasa mengupayakannya.

Terima kasih untuk hari ini…

Salam sejuk…..



Flag Counter