Kamis, 14 Mei 2020

Sejak Wabah Corona Meluas (bagian 4)

Gambar dari Pixabay

Sudah 2 bulan 6 hari saya di rumah saja mengingat wabah corona ini yang kian meluas dan sampai juga di Indonesia. Kasus pertama yang diumumkan oleh presiden Joko Widodo adalah yang menimpa 2 orang warga Depok di awal Maret lalu.

Kemudian di Jakarta dan beberapa provinsi lainnya diberlakukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) yang dimaksudkan untuk memutus dan mencegah penyebaran dari virus Corona yang semakin meluas di Indonesia.

PSBB ini tidaklah sama dengan lockdown karena masyarakat masih bisa beraktifitas dengan adanya pembatasan. Adapun aktifitas yang dibatasi antara lain:

Kegitan di Sekolah

Jadi, kegiatan di sekolah ditiadakan. Akan tetapi para siswa/i tetap melaksanakan aktifitas belajar dengan media yang lain, seperti dengan cara online.

Bekerja di kantor

Aktifitas di kantor-kantor juga diliburkan meskipun masih ada saja yang tetap seperti biasa. Sebagai gantinya karyawan atau para pekerja bisa bekerja dari rumah atau work from home.

Kegiatan Keagamaan

Selama masa PSBB, kegiatan keagamaan dibatasi. Masyarakat diminta untuk beribadah di rumah masing-masing dengan jumlah yang terbatas pula.

Hal tersebut adalah hal-hal atau akfititas yang dibatasi yah teman-teman. Selain yang diatas, masih ada lagi yakni aktifitas dalam menggunakan transportasi, dan juga pembatasan dalam hal sosial budaya.

Kini, PSBB di Jakarta direncanakan akan dilonggarkan. Namun, saya baca di berita online dinyatakan bahwa pemerintah tidak melakukan pelonggaran apa pun katanya. Itu berita yang saya lihat di kompas.

Lockdown dan PSBB merupakan dua istilah yang kini kian populer di kalangan masyarakat terkait adanya  pandemi ini. Hal-hal lain yang juga kian populer sejak wabah corona ini meluas adalah;

Teori konspirasi


Saya ambil dari Wikipedia, Teori persekongkolanatau teori konspirasi adalah teori-teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa adalah suatu rahasia, dan sering kali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh.

Banyak orang yang percaya bahwa pandemi ini merupakan suatu konspirasi. Bukan hal yang memang alami, tapi dibuat dengan tujuan tertentu.

Kalao dilihat atau dicermati lebih dalam paparan dari orang-orang yang menyatakan bahwa pandemi ini adalah suatu konspirasi, tampak masuk akal adanya. Akan tetapi selanjutnya adalah pandemi ini nyata adanya, ada yang terinfeksi, ada yang meninggal dunia karenanya dan memang ada juga yang sembuh.

Hal yang perlu kita lakukan adalah tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan imunitas tubuh kita supaya kita tetap sehat seburuk apa pun di sekitar kita. Imunitas tubuh adalah kuncinya.

Yuk, kita tetap menjaga kesehatan dengan cara menjaga diet asupan makanan kita, sering mencuci tangan, menggunakan masker ketika keluar rumah dan tetap menjaga jarak serta tak lupa untuk senantiasa berdoa agar pandemi ini segera berlalu.

Sekian sharing kali ini. Semoga bermanfaat.

Terima kasih untuk hari ini...

Flag Counter