Kamis, 12 April 2012

Memberdaya diri melalui Voice Culturing


Malam itu, selasa 10 April 2012 seperti biasa pukul 7 tepat Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) menyelenggarakan program rutin yaitu Neo SelfEmpowerment. Program tersebut memang bergulir sepanjang tahun dengan menitikberatkan pada bagaimana mengolah stress.

Kurang lebih 15 menit sebelum acara mulai, para peserta latihan sudah memasuki ruangan guna menyiapkan diri dengan duduk hening mendengarkan alunan music lembut yang diperdengarkan.

Dian Martin selaku fasilitator seperti biasa membawa para peserta untuk memahami manfaat dari latihan yang akan dilakukan bersama malam itu. Santai namun cukup serius ia menyajikan penjabarannya sehingga para peserta latihan pun memahami makna dan manfaat dari latihan yang akan dilakukan.

Seringkali apa-apa yang ada di hadapan kita menjadi alasan bagi kita untuk berbuat sesuatu yang tidak tepat. Dan itu ternyata dikarenakan stress yang ada pada diri kita. Kita mumet sehingga apa-apa yang di luar menjadi bulan-bulanan atau alas an bagi kita untuk marah (misalnya) atau jengkel dan lain sebagainya. 

Contohnya adalah para orang tua sering kali menjadikan anak-anaknya dijadikan sasaran kemarahan atau kejengkelan mereka. Anak-anak dianggap sebagai yang membuat kita marah dan lain sebagainya.

Padahal bila kita tengok ke dalam diri kita sendiri, ternyata kemarahan itu memang ada dalam diri. Diri kita yang lagi ga karuan kondisinya, emosi kita yang bergejolak tak karuan sehingga apa-apa yang Nampak membuat kita terpicu untuk marah atau kesal atau pun sedih.

Jadi yang di dalam diri menentukan tindakan kita. Emosi kita menentukan tindakan kita, hidup kita. Sehingga kita haruslah pandai-pandai mengelola emosi, mengelola stress.  Untuk itulah Neo Self Empowerment diselenggarakan dan malam itu agendanya adalah voice culturing.

Dengan melakukan teriakan-teriakan, kita bermaksud untuk membuang sampah-sampah pikiran baik itu amarah ataupun kekecewaan, kejengkelan, ketakutan dan lainnya. Semua dikeluarkan melalui teriakan. Wal hasil setelah kita melakukannya kita menjadi tenang dan merasakan kelegaan yang sungguh-sungguh.

Dengan melakukan latihan itu 2 minggu sekali maka kita pun melakukan pembersihan jiwa kita secara rutin sehingga kita tidak lagi dikontrol oleh keadaan di luar kita namun kita dapat melakukan kontrol terhadap diri sendiri.

Bagi yang ingin mencoba merasakan latihan tersebut, silakan datang pada acara open house hari Sabtu 14 April 2012 di sunter mas barat, Jakarta. Silakan klik di sini untuk mengetahui jadwal open house dan route lengkapnya.

Terima kasih kepada Bapak Anand Krishna yang telah mendirikan Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) sebagai wadah bagi siapa saja yang ingin memberdaya diri melalui latihan-latihan meditasi yang diberikan. Terima kasih buat teman-teman semua.

Terima kasih untuk hari ini….


Image: Google search
Flag Counter