Kamis, 16 April 2020

Terima Kasih Bapak Anand Krishna

Terima Kasih

“Walah... pagi-pagi ngapain si Santo ini telp ya.” Satria bergumam sendiri seraya meraih handphonenya yang sedari tadi tergeletak di atas kasurnya.

“Sorry bos, gua terpaksa telpon lu, soalnya gua wa dari tadi malem belum lu baca.” Suara Santo terdengar rada-rada mau ketawa dia. Dia tau betul kalao sahabatnya itu ngga terlalu suka menerima telpon atao bicara di telpon. Kuping terasa panas, katanya.

“Iyah... aku belum selesai edit video nih dari tadi malem jadi ga sempet buka hp.” Singkat Satria menjawab.

“Iya, Sat. Gua mau minta tolong lagi ama lu yah. Tolong sampaikan puisi gua untuk Bapak AnandKrishna.” Kali ini suara Santo terdengar serius.

“Udah gua kirim ke email lu tadi malem, tolong ya bos.” Lanjut Santo masih dengan nada yang sama.

“Wis lah... aku ngga bisa nolak permintaan mu yang satu itu. Pasti akan aku sampaikan, tapi lewat blog aku yah seperti biasa.” Jawab Satria ikutan serius dia menanggapi permintaan sahabatnya itu.

“Oya, selain kirim-kirim puisi. Sebetulnya ada cara lain yang juga bisa mengungkapkan rasa terima kasih kita pada Beliau. Dengan cara share atau sebarluaskan apa-apa yang kita dapatkan dari Beliau.” Satria melanjutkan.

“Misalnya kita share video-video di channel Youtube Beliau dan di channel Anand Ashram Indonesia. Bisa juga kamu share buku-buku Beliau yang pernah kamu baca. Jadi, apa-apa yang kamu dapatkan dari Beliau, tidak kamu simpan sendiri saja.” Satria masih serius menjelaskan pada sahabatnya itu.

“Siap bos, akan gua lakukan yah perlahan tapi pasti.” Sahut Santo di seberang.

“Okelah...aku liat email dulu yah sekalian langsung aku posting di blog.” Sambil membuka laptopnya Satria berkata demikian.

“Sip, thanks ya bos!” Santo mengakhiri perbincangan dengan nada yang girang.

Satria meletakkan handphonenya di atas meja lalu mulai mencari email yang dimaksud oleh Santo.
Dia mendapati sebuah puisi sahabatnya itu yang ditujukan kepada Bapak Anand Krishna.

Terima Kasih Bapak Anand Krishna

Di tengah wabah Corona
KasihMu kian merona

Berbagai upaya
Kau tempuh supaya kami tetap berdaya
Tetap berkarya

Meditasi online menjadi pengobat rindu
Membuat diri ini tidak tersedu-sedu
Di dalam situasi yang tak menentu

Terima kasih O, Bapak Anand Krishna
Kau oase di tengah panasnya dunia...


Santo
Rempoa, 15 April 2020

Flag Counter