Kamis, 23 Februari 2012

Kali ini di pagi hari


Adalah sebuah ketidaksopanan bila kita berhenti pada sebuah warung lalu duduk  dalam warung tersebut tanpa bermaksud untuk membeli barang yang dijual. Pagi ini hal tersebut terjadi pada kami.

Sungguh menyebalkan, sepasang (mungkin) kekasih menghentikan motornya tepat di depan tempat kami berjualan. Beberapa saat mereka masih nangkring di atas motor tanpa berkata apa-apa pada kami. Lalu mereka minta ijin untuk menumpang duduk. Sungguh memalukan.

Tunggu punya tunggu mereka asyik bercengkrama di depan kami. Lalu si lelaki bertanya pada ibu kami tentang apa yang kami jual. Kami tak habis pikir apakah dia itu ga bisa baca atau apa? Lha wong tepat ia berhenti terpampang tulisan “Nasi Uduk”. Bener-bener ga malu.

Beberapa lama setelah bertanya mereka masih bercengkrama lalu (mungkin) malu akhirnya si lelaki minta dibuatkan satu porsi nasi uduk (hanya satu). Sungguh hari yang tidak menyenangkan bertemu dengan orang seperti itu. Dalam hati kami berkata bahwa jangan sampai kami melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan.

Dongkol bin kesal campur jadi satu. Ibu kami yang melayani mereka. Kami mengasyikan diri browsing internet via BB atau apa karena ga mau melihat mereka.

Pesan satu porsi namun duduk sangat lama di tempat kami. Menyebalkan.

Sehingga pelanggan kami yang lain terpaksa duduk di tempat lain. Moga-moga mereka ga datang lagi ke tempat kami. Biar aja mereka tahu kalau apa yang mereka perbuat itu tidak sopan dan menyakiti hati orang. Kalau mau berlama-lama ya pergi saja ke café atau restaurant yang mahal. Jangan mengganggu kami di pagi hari yang sedang mencari nafkah.

Terima kasih untuk hari ini....


Image: Google Search
Flag Counter