Selasa, 02 Februari 2021

Pohon ceri

Gambar dari Google
Sore itu agak berbeda. Di belakang rumah terdengar suara-suara yang cukup ramai, tak seperti biasanya. Adem ayem, terlebih lagi baru saja hujan berhenti.

“Aduh... dimana kita harus menetap yah? Tempat tinggal kita sudah tidak ada,” terdengar suara burung pipit berbicara pada pasangannya.

“Tak usah khawatir sayang, kita cari tempat lain yah, kita cari pohon lainnya saja,” pasangannya mencoba menghibur

“Pohon lainnya sepertinya sudah ada penghuninya, sayang. Aku lihat juga sudah tak banyak pohon baru yang bisa kita tempati,” burung pipit betina masih mengeluh.

Hari kian sore menjelang malam dan mereka pun harus segera mendapatkan tempat untuk menetap.

“Kita pasti akan dapatkan tempat yang baru, sayang. Kita usaha dan sambil berdoa,” Yakin sekali si jantan mengatakan itu pada si betina.

“Aku kok heran yah pada manusia, main tebang saja pohon yang menjadi tempat tinggal kita ini. Dan apakah mereka ga tahu, selain kita, masih ada beberapa hewan yang juga menetap di pohon itu,”si betina berkata dengan nada agak jengkel.

“Yah, begitulah manusia. Mereka memang lebih mementingkan diri sendiri, tidak memikirkan kepentingan makhluk lain, seperti kita. Semoga tidak semua manusia seperti itu. Karena pasti akibatnya akan ditanggung oleh manusia juga. Menebang pohon sembarangan, kan bisa menyebabkan kerusakan alam dan bila alam rusak, manusia sendiri yang rugi.”  Si jantan pun ikut menambahkan.

__

Pohon ceri di belakang rumah beberapa hari yang lalu ditebang, memang jadi luas pandangan saya, tak terbentur oleh pohon ceri itu. Akan tetapi, kok ya ada yang hilang.

Padahal pohon ceri itu biasa dijadikan tempat bermain oleh anak-anak di sekitar. Saya sering melihatnya dari rumah. Mungkin si penebang pohon itu  merasa keberatan dengan adanya pohon ceri yang kian lama kian besar saja, sehingga diambil keputusan untuk menebangnya.

Entah diapakan batang-batang pohon itu yang sekilas saya lihat dipotong-potong.

Semoga saja hewan-hewan yang kehilangan tempat tinggalnya lantaran pohon ceri itu ditebang, segera mendapatkan tempat tinggal baru. Amin....

Terima kasih untuk hari ini...

Flag Counter