Jumat, 08 Januari 2021

Mencoba menanam kangkung dalam pot

Mulai tumbuh
Sebenarnya niat untuk bercocok tanam sudah ada di tahun lalu terlebih lagi di masa pandemi gencar atau banyak sekali informasi terkait pemberdayaan pangan. Sebaiknya kita menanam sendiri sayur mayur kebutuhan sehari-hari, seperti sawi, kangkung, cabe, tomat, bayam dan lainnya.

Saya sudah beli bibit sawi dan kangkungnya juga tapi belum saya tanam juga. Sampe beberapa belakangan menjelang akhir tahun, saya kepoin channelnya mba ima vandam. Dia seorang youtuber asal Jember yang menikah dengan orang berkebangsaan Belanda namun tinggal di sebuah pulau di negara Inggris.

Mereka berdua tinggal di hutan kecil dan hidup minimalis. Mereka menanam sayur, bunga dan buah. Hidup sederhana dengan berkebun seperti itu amatlah enak sepertinya.

Dan saya jadi terpicu lagi untuk menanam sayur, ya itu tadi sawi dan kangkung yang bibitnya sudah saya beli pertengahan tahun kemarin. Akhirnya tanggal 2 Januari lalu saya tanam kangkung di wadah yang ada.

Sebenarnya sebelumnya saya mencoba tanam cabe, awalnya sih daunnya subur tapi lama-kelamaan mati. Mungkin karena tidak saya beri pupuk yah, cuma saya tanam pakai kompos dan saya biarkan saja hanya disiram saja.

Nah, tempat untuk menanam cabe tersebut, saya pakai lagi untuk menanam kangkung. Saya pakai kompos yang sudah pernah dipakai tadi. Mungkin karena ini pula perkembangannya kurang maksimal karena menggunakan media tanam bekas pakai.

Saya tunggu-tunggu, pas hari ke empat baru mulai muncul kecambah.

Senang sih melihatnya tapi saya pikir mesti dikasih pupuk supaya kangkungnya subur. Tapi saya belum tahu pupuk apa. Untungnya tadi saya lihat di youtube cara bikin mol dari nasi basi yang bisa digunakan untuk pupuk cair dan juga cara bikin obat pembasmi hama dan pupuk cair dari kulit bawang.  Saya langsung bikin itu pupuk dari kulit bawang deh.

Mudah-mudahan bisa berhasil bertanam kali ini yah. 

Berikut ini tanaman kangkungnya;













Flag Counter