Tampilkan postingan dengan label Di rumah saja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Di rumah saja. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Desember 2021

Akhir tahun 2021

 

Beberapa hari ke depan, tahun 2021 akan segera berganti menjadi tahun 2022. Wah… ternyata waktu cepat berlalu. Sungguh suatu hal yang tak bisa dihindari oleh siapa pun.

Pandemi belum berakhir. Kini muncul varian baru covid yakni omicron yang muncul beberapa bulan lalu sepertinya. Dan di Indonesia, varian ini sudah masuk sehingga kita harus tetap hati-hati dan tetap mematuhi prokes demi kesehatan kita semua.

Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan masih harus kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Entah ini akan berlangsung hingga kapan.

Kita hanya bisa berdoa semoga pandemi ini segera berlalu. Semoga tahun 2022 pandemi akan mulai berakhir perlahan-lahan.

Beberapa bulan ini saya bisa mengunjungi ibu saya, setiap hari Minggu. Tapi, akhir tahun ini saya tidak berkunjung dulu hingga awal bulan depan karena melihat kondisi.

Karena tidak mengunjungi ibu dan juga tidak bepergian kemana-mana, ya sudah, saya berencana akan beres-beres rumah saja dan juga ingin membuat tas selempang serta membereskan tanaman lidah buaya yang ada di teras rumah. 

Selasa, 18 Mei 2021

Masih sama

“Sat, kok kamu ga kemana-mana?”  suatu hari  Santo bertanya pada Satria, sahabatnya.

“Mau kemana? Kan aku ga ada keperluan untuk keluar rumah, bepergian. Jadi, aku ga kemana-mana.” Satria menjawabnya singkat dan jelas.

Satria memang bukanlah pemuda yang suka nongkrong atau berwindow shopping di mall atau di pusat perbelanjaan. Dia orang yang lebih suka menikmati waktunya sendiri di rumahnya saja.

Bepergian bila hanya ada keperluan saja, tak lebih dan tak kurang.

Tapi itu bukan berarti ia ga bergaul alias ga kenal dan tidak peduli dengan keadaan di sekitarnya. Tidak demikian.

“Dari dulu kamu kan sudah tahu kalau aku bukan orang yang suka wara-wiri ga karuan, tanpa tujuan, he he he,” lanjut Satria sambil cengengesan.

Santo hanya manggut-manggut saja.

Selasa, 27 April 2021

Thr dari pedagang sayur tahun 2021

Thr dari pedagang sayur
Untuk kebutuhan sayur mayur sehari-hari, saya biasa membelinya di pedagang sayur di sekitar tempat tinggal. Yang saya tahu di sekitar tempat tinggal saya ada 5 orang pedagang sayur. Itu yang terdekat saja.

Dan saya biasa berbelanja sayur pada dua atau tiga pedagang saja. Itu pun sangat jarang. Umumnya di dua pedagang. Sejak pandemi, saya hanya pergi keluar rumah untuk belanja kebutuhan sehari-hari termasuk belanja sayur sebanyak 3 kali dalam seminggu. Jadi, kalau belanja agak banyak.

Seperti biasa di bulan Ramadhan menjelang lebaran, para pedagang sayur umumnya memberikan hadiah (saya menyebutnya thr) sebagai tanda terima kasih karena sudah menjadi pelanggan yang baik dan setia. Itu umumnya dilakukan menjelang lebaran atau idul fitri atau sebelum mereka pulang kampung.

Menurut saya pemberian hadiah (thr) itu bertujuan supaya nantinya pelanggan tersebut tetap setia berbelanja di pedagang tersebut setelah ia kembali dari kampung halamannya sehingga ia tidak kehilangan pelanggan. Sebagai pengikatlah istilahnya, he he he...

Saya tahu perihal hadiah (thr) ini dari ibu saya yang hampir tiap tahun mendapatkan thr dari pedagang sayur langganannya. Dan setelah menikah dan harus berbelanja kebutuhan sayur mayur, maka saya pun mengalaminya, mendapatkan thr dari pedagang sayur langganan. Alhamdulillah...

Umumnya thr tersebut berupa sirup, kacang tanah, bawang merah, dan bawang putih. Tapi seingat saya, ibu saya pernah mendapat thr berupa daster batik. Sepertinya thr tergantung dari si pedagang sayur tersebut.

Rabu, 20 Januari 2021

Kirim bolu ke rumah ibu

Bolu pisang siap disantap
Sudah lama memang ada rencana untuk kirim bolu ke rumah ibu di Lebak Bulus, tapi belum juga kesampaian. Akhirnya kemarin bisa juga kirim bolu tersebut.

Saya sudah biasa membuat dua macam bolu yang juga saya suka, yakni bolu pisang dan bolu chocholatos. Keduanya sudah saya sering buat, itung-itung buat cemilan sendiri di rumah.

Caranya pun ga terlalu sulit yah. Kedua bolu ini bisa dipanggang dengan oven ataupun dikukus. Rasanya pun sama-sama mantap. Kalau saya lebih suka yang dikukus karena lebih moist gitu. Tapi, itu selera saja yah.

Untuk kedua resep tersebut sudah pernah saya posting di blog saya ini yah. Silakan dicek lagi, resep bolu pisang dan bolu chocholatosnya bila terlewatkan.

Memang benar adanya, kalau ada niat dan kemauan pasti segala sesuatu bisa dikerjakan dan bisa diselesaikan. Seperti pengalaman membuat dan mengirim bolu ini yah he he he. Ternyata ga makan terlalu lama untuk mengeksekusinya, mulai dari persiapan, proses membuat hingga pengiriman.

Minggu, 27 Desember 2020

Belajar membuat pancake

Pancake siap disantap
Beberapa waktu yang lalu saya pernah membuat pancake menggunakan pancake kemasan yang instan. Pancake mama suka yang saya beli di Indomart. Waktu itu memang tidak sengaja untuk membelinya karena pas saya membeli paket brownies instan eh saya lihat ada kemasan itu yang bertuliskan tanpa ditambah telor dan mentega cukup air saja. Kurang lebih seperti itu.

Dan saya jadi tertarik. Keliatannya gampang banget bikinnya Cuma tambahin air terus dimasak.

Maka saya cobalah itu pancake mamasuka dan hasilnya lumayan enak. Tapi buat saya terlalu manis. Yah, maklumlah kalao tepung kue yang instan memang seperti itu. Kita tidak bisa mengontrol seberapa manis dan lainnya karena kan instan.

Sip, saya sih ga pa-pa. Itung-itung pengalaman dan selanjutnya saya mencari resep membuat pancake. Saya cari di cookpad dan juga di youtube.

Lalu beberapa hari yang lalu saya pun membuat pancake sendiri dengan salah satu resep yang saya dapatkan di cookpad. Wis, lumayan lah

Berikut ini resepnya;

Bahan-bahan

  • Terigu 100gr
  • 2 sdm gula putih
  • Sedikit garam
  • Vanili halus sedikit saja
  • 30 gr mentega (saya ganti dengan 2 sdm minyak goreng)
  • 1 sdt  baking powder
  • 1 telor
  • 100 ml susu cair (saya pakai susu dancow putih yang saya larutkan dlm air)

Cara membuatnya

  • Ayak lebih dulu terigu dan baking powdernya dan garam lalu sisihkan
  • Kocok telor dengan gula putih
  • Lalu tambahkan susu  ke dalamnya, aduk aduk
  • Tambahkan minyak goreng atau mentega
  • Tambahkan vanili, aduk
  • Tambahkan juga susu cair, aduk hingga tercampur rata
  • Lalu pelan-pelan masukkan terigu ke dalamnya
  • Aduk hingga rata
  • Adonan memang agak cair, tidak apa-apa
  • Lalu mulai tuang satu sendok sayur ke dalam teflon dengan api sedang cenderung kecil
  • Bila sudah ada buih atau lubang-lubang di adonan tadi, balik adonan
  • Masak hingga matang
  • Lakukan hingga adonan habis 

Rabu, 23 Desember 2020

Belajar membuat semur

Semur siap disantap
Sudah beberapa kali mau posting ini, tapi ga jadi-jadi terus. Yo wis, kali ini saya mau posting. Sepertinya semua orang umumnya tahu tentang semur atau setidaknya sudah pernah makan semur. Entah itu semur tahu, tempe, kentang, semur telur atau semur lainnya.

Biasanya semur disandingkan dengan nasi uduk untuk sarapan di pagi hari. Banyak penjual nasi uduk yang menyediakan semur sebagai menu tambahan. Meski tampilannya tidak menarik karena warnya yang coklat bahkan bisa mengarah ke coklat gelap, namun rasa dari semur tidak bisa dibilang tidak enak, alias enak.

Saya suka semur terutama semur kentang dan semur telur.

Nah kali ini saya mau sharing resep membuat semur tahu, kentang dan telur.

Bahan-bahannya;

  • Tahu
  • Kentang
  • Telur
  • Kecap manis

Bumbu-bumbu;

  • Lada
  • Kemiri
  • Bawang putih
  • Bawang merah
  • Cengkeh
  • Pala
  • Daun salam
  • jahe
  • Garam
  • Penyedap atau kaldu jamur

Cara membuatnya:

  • Pertama-tama siapkan bahannya
  • Goreng tahu lalu sisihkan, kupas kentang dan potong sesuai selera
  • Rebus telur lalu buang kulitnya. Sisihkan
  • Haluskan bumbu-bumbu kecuali daun salam, cengkeh, pala, jahe
  • Rebus kentang, tahu dan telur dengan air hingga semua bahan agak terendam
  • Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum
  • Lalu masukkan ke dalam panci yang berisi kentang, telur dan tahu
  • Tambahkan kecap manis sesuai selera
  • Masukkan daun salam dan jahe yang digeprek
  • Tambahkan garam dan penyedap rasa atau kaldu jamur
  • Cicipi rasanya
  • Masak hingga air sedikit menyusut dan semua bahan menyerap warna kecap

Senin, 23 November 2020

November akhir

Ini sudah di hari selasa dan enam hari lagi akan berakhir bulan November ini. Akan berganti dengan bulan Desember pastinya. Biasanya di bulan Desember akan lebih sering turun hujan. Maklumlah memang sudah musim hujan, jadi pasti akan sering hujan.

Dan bulan Desember nanti akan menjadi persis satu tahun kemunculan virus covid 19 ini yang tengah melanda di seluruh dunia. Belum ada kepastian mengenai kapan virus ini akan pergi dari muka bumi.

Korban kian hari kian bertambah. Sepertinya kian dekat saja keberadaan virus tersebut. Tapi, kita tak perlu takut berlebihan, akan tetapi kita mesti waspada dan tetap mengindahkan protokol kesehatan guna mencegah tertular virus ini.

Sudah banyak sekali artikel yang berseliweran di jagat maya terkait virus ini. Saya sih tak terlalu akrab dengan virus ini dan ga mau juga akrab2, ha ha ha. Yang penting kita harus tetap jaga kesehatan, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun, pakai masker dan menjauhi kerumunan.

Sebisa mungkin tidak keluar rumah sehingga meminimalisir kontak dengan orang-orang meskipun kita tentu saja tidak menghakimi bahwa orang-orang di sekitar kita sudah tertular sehingga ktia tak perlu kontak. Bukan seperti ini. Akan tetapi kita menjaga diri kita dan juga menjaga orang lain dengan seperti itu.

Senin, 09 November 2020

Belajar Membuat bolu pisang

Bolu pisang siap disantap, yummy....
Setelah melihat channel Benny Sitanggang edisi video membuat bolu pisang atau banana cake dan juga channel Tiyas Kosztya di Hungary yang di salah satu videonya membuat bolu pisang, membuat saya tambah yakin untuk membuat lagi bolu pisang setelah kurang lebih 2 minggu lalu membuatnya.

Meski kedua youtuber tersebut membuat bolu pisangnya dengan cara yang sedikit berbeda, yakni Benny Sitanggang membuatnya dengan cara dioven sedangkan Tiyas membuatnya dengan cara dikukus, namun hasilnya tetep sama-sama enak.

Oya, saya sudah pernah membuat bolu pisang yang dikukus.  Pisang yang saya gunakan saat itu adalah pisang ambon dengan kondisi yang sudah matang.

Kini saya ingin mencobanya dengan pisang uli karena beberapa hari yang lalu saya membeli pisang uli tapi masih ada di kulkas. Jadi, sepertinya ini saat yang tepat untuk mencoba membuat kue bolu  pisang dengan pisang uli.

Langsung saja.

Bahan-bahan yang dibutuhkan;

  • Pisang
  • Telur 2 butir
  • Terigu 200 gr
  • Minyak goreng 8 sendok makan
  • Soda kue  ½ sendok teh
  • Baking powder ½ sendok teh
  • Vanili bubuk ½ sendok teh
  • Gula putih 3 sendok makan
  • Susu cair 50 ml

 Cara membuatnya;

  • Ayak lebih dahulu terigu lalu sisihkan
  • Hancurkan pisangnya dalam wadah terpisah.
  • Kocok telur dengan gula hingga tercampur, lalu masukkan minyak goreng, susu cair, soda kue, baking powder dan vanili bubuknya. Aduk hingga tercampur.
  • Masukkan pisang yang telah dihancurkan ke dalam adonan telur tadi
  • Aduk hingga tercampur rata
  • Lalu sedikit demi sedikit tambahkan terigu ke dalamnya.
  • Setelah semua tercampur rata, masukkan adonan ke dalam cetakan yang telah diolesi mentega
  • Masukkan ke dalam oven dengan suhu 150 derajat selama 50 menit
  • Setelah itu, bolu pisang siap dihidangkan
Adonan bolu pisang sebelum masuk oven

Untuk pisang, bisa menggunakan pisang ambon ataupun pisang raja. Kalau menurut saya kalau pakai pisang ambon, aroma pisangnya sangat kuat dan enak sekali dibandingkan dengan pisang uli.

Senin, 28 September 2020

Belajar membuat bubur kacang ijo dan ketan item

Bubur kacang ijo dan ketan item

Setelah beberapa waktu lalu pernah membuat bubur kacang ijo, sekarang saya mau membuat bubur kacang ijo plus ketan item. Untuk ketan itemnya ini saya pesan di tukang sayur langganan seperempat kilo dan sudah sebagian saya masak jadi bubur tanpa tambahan. Jadi, bubur ketan item tok.

Untuk membuat bubur kacang ijo dan ketan item ini, seperti biasanya kacang ijo dan ketan item dicuci lebih dulu dan selanjutnya direndam cukup lama dari jam 8 pagi hingga jam 3 sore.

Bahan-bahannya sederhana banget; kacang ijo, ketan item, garam sedikit, gula merah, jahe dan daun pandan.

Setelah direndam, maka bisa mulai untuk dimasak;

  • Panaskan air dalam panci
  • Masukkan kacang ijo dan ketan item yang sudah direndam
  • Tambahkan garam, potongan jahe, daun pandan dan gula merah
  • Tunggu hingga airnya menyusut
  • Tambahkan sedikit air bila kacang ijo dan ketan itemnya belum empuk
  • Tunggu hingga air menyusut dan kacang ijo serta ketan itemnya empuk
  • Setelah itu matikan kompor
  • Bubur kacang ijo dan ketan item pun siap disantap

Sabtu, 22 Agustus 2020

Belajar Membuat Donut Yang Simple

Donut
Lagi seneng bikin roti nih. Setelah pernah berhasil membuat bolu kukus, bakpao pandan isi coklat dan juga pizza mini, sekarang saya mencoba untuk membuat donut.

Setelah saya perhatikan, ternyata bahan-bahannya tak jauh berbeda. Yuk langsung saja.

Bahan-bahan:

  • 250 gr tepung terigu (25 sdm)
  • 2 sdm mentega
  • 1 sdt ragi
  • 2,5 sdm gula putih
  • 1 sdt garam
  • 125 ml air
  • Minyak goreng

 Cara membuatnya:

  • Campurkan terigu, ragi dan gula putih dalam satu wadah. Aduk-aduk hingga rata
  • Tambahkan juga garam
  • Tambahkan air sedikit demi sedikit
  • Uleni hingga kalis
  • Selanjutnya masukkan mentega dan uleni lagi hingga kalis
  • Setelah itu diamkan adonan hingga mengembang
  • Setelah mengembang, hilangkan gasnya
  • Bulat-bulatkan adonan menjadi bulatan kecil
  • Jangan lupa untuk lubangi bagian tengahnya
  • Setelah semua adonan di bentuk, diamkan sebentar hingga mengembang lagi
  • Lalu goreng adonan hingga matang
  • Donutpun siap disajikan 

Senin, 17 Agustus 2020

Belajar membuat singkong goreng yang merekah

Singkong Goreng Merekah
Kemarin, dapet rejeki dari mertua. Yakni dikasih dua umbi singkong yang lumayan besar. Dan terlintas langsung untuk menjadikannya singkong goreng yang merekah.

Katanya singkong goreng tersebut enak dan suami juga request untuk membuatnya. Beberapa kali saya mengolah singkong menjadi combro dan sepertinya sudah bosan juga makan combro.

Jadilah saya olah singkong dari mertua itu menjadi singkong goreng yang merekah.

Lantaran belum pernah membuatnya, maka segera saja saya cari resepnya di youtube. Dan terpampang video-video yang memuat tentang resep tersebut. Saya klik dua atau tiga video dan saya putuskan untuk membuat dengan cara saya sendiri.

Yuk, langsung saja

Bahan-bahan

  • Singkong
  • Minyak goreng
  • Air untuk merebus
  • Air dingin

Selasa, 11 Agustus 2020

Belajar membuat tempe katsu


Ini resep yang masih hangat karena baru saja saya praktekkan, he he he.  Sebenarnya ini request dari suami untuk membuat menu masakan yang mudah dan cepat dibuatnya. Jadilah saya membuatnya.

Resep ini pertama kali dilihat oleh suami saya di youtube channelnya chef Devina Hermawan 

Trus, akhirnya saya buat untuk menu siang kemarin. Gampang sih sebenarnya membuat tempe katsu ini, yuk simak saja.

Bahan-bahan:

  • Tempe
  • Tepung terigu 3 – 4 sdm
  • Santan 3 sdm
  • Telur 1 butir
  • Tepung panir
  • Garam
  • Penyedap rasa atau kaldu jamur
  • Minyak goreng

Bumbu-bumbu

  • Lada bubuk
  • Bawang putih bubuk

 Cara membuatnya:

  • Pertama-tama potong tempe agak tebal lalu penyetkan atau ditekan supaya pipih.
  • Sekarang kita buat adonan tepungnya, masukkan tepung terigu, santan dan telurnya dalam satu wadah. Aduk-aduk.
  • Tambahkan bumbu-bumbu, garam dan penyedap rasa atau kaldu jamurnya.
  • Siapkan tepung panir dalam wadah terpisah. Jangan terlalu banyak, nanti kalau kurang bisa ditambahkan.
  • Setelah itu masukkan tempe yang sudah dipenyetkan ke dalam adonan tepung, angkat lalu masukkan ke dalam tepung panir, tekan-tekan supaya tepung panirnya menempel erat di tempe.
  • Lakukan untuk semua tempe
  • Setelah itu goreng dengan api sedang hingga matang 

Senin, 03 Agustus 2020

Belajar membuat nasi uduk menggunakan magic com

Siapa yang tak kenal dengan nasi uduk? Pastinya semua sudah tahu dan sudah pernah mencicipi makanan khas yang banyak kita temukan kala pagi hari untuk sarapan.

Dulu ketika masih bertempat tinggal di daerah Cirendeu, saya ingat pernah mencicipi nasi uduk di 5 pedagang nasi uduk yang berbeda. Tiga dari lima pedagang tersebut letaknya tak terlalu jauh dari tempat tinggal saya.

Dan masing-masing pedagang memiliki ciri khasnya tersendiri meskipun secara umum nasi uduk dibuat menggunakan santan kelapa dan rempah-rempah. Ada yang santannya terasa sekali ada yang ringan saja, ada yang rempahnya terasa, ada yang ringa saja. Dan menu tambahan untuk nasi uduk di masing-masing pedagang, ada perbedaan dan ada juga persamaannya.

Nah, sejak saya tinggal di daerah Rempoa ini, saya mendapati 6 pedagang nasi uduk. Saya pernah mencicipi nasi uduk di enam pedagang tersebut. Saya memang suka dengan nasi uduk. Dan di antara ke enam pedagang tersebut, ada satu yang menjadi favorit saya lantaran rasa dari nasi uduk, semur dan sambalnya yang pas. Meskipun agak jauh dari tempat tinggal saya, namun terkadang saya tetap membeli di sana.

Nasi uduk buatan sendiri

Dan karena pandemi, saya mencoba untuk membuat sendiri nasi uduk dengan menggunakan magic com. Sudah lama sebenarnya saya bertanya pada ibu saya mengenai caranya, tapi... lantaran masih bisa membeli di luar, jadi saya urungkan untuk membuat sendiri.

Kini, tak ada alasan lagi untuk tidak membuatnya sendiri. Kalau untuk resep dan caranya, ibu saya udah menjelaskannya dengan gamblang akan tetapi saya masih penasaran juga. Akhirnya saya coba cari di Youtube.

Sabtu, 18 Juli 2020

Sejak Wabah Corona Meluas (Bagian 7)

Beberapa Handsanitizer yang saya beli

Kini telah memasuki bulan ke empat saya dan suami tidak kemana-mana, lebih banyak di rumah saja. Kalau keluar pun hanya saya saja untuk keperluan belanja kebutuhan sehari-hari itupun tiga hari sekali.

Wabah corona di beberapa negara memang sudah menunjukkan penurunan. Saya melihat beberapa Youtuber Indonesia yang tinggal di luar negeri sudah bisa beraktifitas di luar baik itu bekerja ataupun kegiatan lainnya dengan menggunakan masker tentu saja.

Anak-anak sekolah pun di beberapa negara sudah mulai belajar kembali di sekolah dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan di negara tersebut tentu saja.

Sedangkan di

Indonesia


Kasusnya masih terbilang tinggi, hampir tiap hari bertambah seribu kasus baru. Saya cek di sini
bahwa menjelang new normal atau normal baru kasus yang positif bertambah hampir seribu kasus.

Dan hari ini, Sabtu, 18 Juli 2020 diberitakan bertambah 1.752 kasus baru 

Kondisi di sekitar


Dari pengamatan saya, kini kondisinya sudah seperti biasa hanya saja memang kebanyakan tetangga menggunakan masker ketika keluar rumah seperti ketika belanja sayur meskipun dekat rumah. 

Namun, ada juga yang tidak, mereka cuek saja. Mungkin mereka berpikir, untuk apa pakai masker, kan Cuma keluar sebentar dan jaraknya dekat dengan rumah.

Dulu, yang awalnya banyak tetangga yang berjemur ketika pagi hari, kini tak saya temukan lagi. Sudah seperti biasa, seperti belum ada corona.

Dulu, di awal wabah, handsanitizer dan masker medis langka dan harganya pun melambung tinggi demikian juga dengan vitamin C, namun kini sudah berubah. Handsanitizer, masker medis dan vitamin C sudah bisa didapatkan di supermarket terdekat dengan harga yang biasa.

Dulu, yang awalnya desinfektan langka dan mahal, kini sudah banyak tersedia dengan harga yang normal.

Sabtu, 11 Juli 2020

Membuat Kripik Jamur atau Jamur Krispi

Kripik Jamur atau Jamur Krispi

Saya baru-baru ini saja mulai mengkonsumsi jamur bulat atau jamur merang. Ternyata jamur merang itu enak juga ya dijadikan menu. Biasanya saya tumis bersama wortel, sawi hijau dan sawi putih dengan bumbu yang sederhana yakni bawang putih yang digeprek dan lada halus tak lupa garam dan penyedap rasa atau kaldu jamur.

Enak dan nikmat rasanya apalagi kalao dikonsumsi selagi hangat, tak lama setelah dimasak.

Kalao jamur tiram, saya belum pernah mencoba untuk dibuat tumisan. Sepertinya rasanya kurang pas kalao ditumis, tapi... saya belum tau juga karena belum pernah mencobanya.

Nah, selain ditumis, ternyata jamur juga bisa diolah menjadi snack atau cemilan yang tak kalah enaknya. Dulu saya pernah membuat kripik jamur ini dari jamur tiram dan belakangan ini saya dapati sebuah video dari ibu Yuni Leisure mengenai cara membuat kripik jamur dengan menggunakan jamur merang. Bahan-bahan dan caranya pun mudah.

Yuk simak di bawah ini:

Bahan-bahan
  • Jamur merang
  • Tepung beras
  • Tepung tapioka
  • Minyak goreng

Bumbu-bumbu:
  • Bawang putih bubuk
  • Lada bubuk
  • Garam
  • Penyedap rasa atau kaldu jamur

Senin, 06 Juli 2020

Produk Terbaru dari Anand Sindhu Incense


Dupa dengan aroma terapi kemenyan
Beberapa hari yang lalu, saya dan suami mendapatkan kiriman dari teman-teman yang  menetap di OneEarth Meditation Retreat, kawasan Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Wah, seneng sekali rasanya. Kiriman tersebut tak lain dan tak bukan adalah produk terbaru dari Anand Sindhu Incense, dupa dengan aroma terapi kemenyan. Sebelumnya telah diproduksi dupa yang juga sama-sama bermanfaat baik untuk kesehatan pribadi ataupun lingkungan.

Produk sebelumnya beraroma dominan sereh, segerrrrr.

Senin, 15 Juni 2020

Latihan Master Dance Meditation Online via Aplikasi Zoom

Penari dan Tariannya

Tadi malam merupakan kali ke empat saya dan suami ikut latihan meditasi online melalui aplikasi Zoom. Latihan meditasi online kelas ego elimination yang sebelum pandemi memang dilaksanakan tiap hari Senin malam pukul 7 di Anand Ashram Sunter.

Latihan yang ke empat ini adalah master dance meditation. Latihan ini adalah yang kedua kalinya. Jadi, latihan pertama dan ke dua adalah latihan cleansing meditation dan latihan ke tiga dan ke empat adalah latihan master dance meditation.

Dan, karena online, maka peserta kelas Senin yang pada awalnya (offline) kurang lebih hanya 12 orang, kini meningkat tajam jumlahnya. Peserta menjadi lintas daerah tidak hanya dari Jakarta saja, ada yang dari Tangerang, Jogja dan Bali. Rame dan seru deh!

Sang fasilitator yakni mas Deepak Kumar, pada latihan master dance meditation yang pertama (minggu lalu) mengutip penjelasan Bapak Anand Krishna dalam buku beliau yang berjudul Meditasi Untuk Meningkatkan Kesadaran pada bagian dance meditation: “ Segala sesuatu dalam alam ini sedang bergetar, sedang menari.”


Buku Meditasi Untuk Peningkatan Kesadaran
Mas Deepak juga menjelaskan bahwa menari juga telah dijadikan sebagai salah satu sarana untuk terapi. Terapi menari ini dikenal dengan istilah Dance/Movement Therapy (DMT) biasa digunakan untuk mendukung fungsi intelektual, emosional dan motorik tubuh. DMT menggunakan konsep bahwa pergerakan tubuh memiliki kaitan dengan emosi seseorang.

Malam tadi, mas Deepak sharing mengenai pertemuannya dengan seorang teman lama. Dari pertemuannya tersebut mas Deepak berkesimpulan bahwa kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di luar amatlah  penting. Dan latihan meditasi menari ini salah satunya dimaksudkan untuk hal itu.

Rabu, 10 Juni 2020

Cara Mengganti Profile Photo di Akun Zoom


Ikon Zoom
Sudah tiga kali saya dan suami ikutan program meditasi online yang diadakan oleh Yayasan Anand Ashram melalui aplikasi Zoom. Awalnya agak bingung juga bagaimana cara menggunakan Zoom tersebut.

Berhubung sebelumnya belum pernah menggunakan Zoom yah, jadi maklum saja agak bingung dan khawatir ga bisa menggunakannya (he he he). Ya, karena harus digunakan, maka saya instal lebih dulu aplikasi tersebut di hp saya.

Dan berhasil yah. Oya, setelah diinstal, harus diaktifkan lebih dulu baru kemudian bisa digunakan.

Selanjutnya saya bertanya-tanya dalam hati kok ada akun temen-temen yang menggunakan photo. Jadi, bila fitur kamera atau videonya di aplikasi Zoom dinon-aktifkan, ditampilkan lah itu photo diri.  Bagaimana yah caranya?

Tadi malam, saya utak-atik akun Zoom saya dan..... akhirnya ketemu juga caranya. Hore... (har har.... kayak wong ndeso ajah).

Minggu, 07 Juni 2020

Thr Dari Pedagang Sayur Tahun Ini

Thr dari pedagang sayur langgan

Wah... selamat ya selamat karena telah mendapatkan thr daripedagang sayur langganan tahun ini.

Sudah setahun saya dan suami menetap di daerah Rempoa ini dan untuk memenuhi kebutuhan akan sayur mayur setiap hari, saya hanya membelinya di pedagang sayur yang ada di sekitar tempat tinggal.

Dulu, sebelum adanya pandemi ini, saya berbelanja setiap hari. Namun sejak bulan lalu, saya hanya keluar rumah untuk berbelanja keperluan sehari-hari setiap tiga hari sekali. Dan sejak pandemi, saya hanya berbelanja di satu pedagang sayur saja.

Dan oleh sebab itu sepertinya saya layak untuk mendapatkan thr dari pedagang sayur langganan saya itu (banyak alasan kamu har har har...). Karena saya terakhir berbelanja tiga hari sebelum hari raya, maka saya terlambat mendapatkan thr tersebut.

Baru beberapa hari yang lalu saya mendapatkannya. Setelah saya tanyakan, thrnya itu berupa satu bungkus bakso yang berisi 50 butir. Tapi, karena saya ga mau bakso. Saya minta saja tepung-tepungan. Walhasil saya dikasih tepung terigu, tepung beras dan tepung tapioka masing-masing 1 kg.

Membuat Kering Kentang

Kering kentang Siap Disantap

Ini merupakan salah satu menu buatan ibu yang saya suka. Rasanya yang tidak terlalu pedas dan garing cocok dimakan bersama sayur bening ataupun tumis-tumisan saja. Enak deh pokoknya.

Terus, beberapa hari yang lalu saya ada kepikiran untuk mencoba membuatnya. Maka saya carilah resepnya melalui mbah Google.

Lalu muncul website Cookpad yang menyajikan banyak sekali resep kering kentang ini.

Saya ambil satu dari sekian banyak yang ada di sana. Ini dia resep yang saya gunakan:

Bahan-bahan
  • Kentang
  • Garam
  • Penyedap rasa atau kaldu jamur
  • Minyak goreng
  • Gula merah
Bumbu-bumbu
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Cabe
Flag Counter