Senin, 21 Juli 2014

Thr dari Pedagang Sayur

Kebutuhan akan sayur mayur merupakan kebutuhan pokok yang mesti dipenuhi tiap harinya. Kebutuhan tersebut biasanya menjadi tanggung jawab para ibu rumah tangga, termasuk ibu kami.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ibu kami tidaklah pergi ke pasar atau pun ke hypermarket. Ibu kami setiap harinya membeli kebutuhan sayur mayur di pedagang sayur yang ada di lingkungan tempat tinggal kami.

Ada beberapa pedagang sayur dan ibu kami tak fanatik pada pedagang sayur tertentu. Ia bahkan terkadang pergi ke pedagang sayur yang agak jauh bilamana tak mendapati sayur atau keperluan hari-hari yang tak ia dapatkan di tempat langganannya.

Sayur-mayur kebutuhan sehari-hari (Gambar dari Google)
Pedagang sayur memang kini tidaklah sulit untuk ditemukan. Tak hanya di lingkungan tempat tinggal kami saja, kami pun mengetahui hal tersebut di lingkungan kami bekerja.

Ya, pedagang sayur mudah untuk didapati dan itu menjadi suatu kemudahan bagi siapa pun yang membutuhkan kehadiran mereka terutama para ibu rumah tangga.


Dengan kian banyaknya jumlah pedagang sayur, tentu saja ada persaingan. Dalam hal ini yang biasanya adalah persaingan harga, contohnya sayur atau barang tertentu di pedagang sayur A agak lebih murah dibanding dengan harga di pedagang B. Namun itu tidak menjadi masalah sejauh ini karena masing-masing pedagang memiliki pelanggannya sendiri-sendiri.

Jadi, kami tidak pernah mendengar ada keributan antar pedagang sayur di lingkungan kami (jangan sampai hal itu terjadi).
Bawang merah (gambar dari Google)

Menjelang hari raya Idul Fitri ini, para pedagang sayur di lingkungan kami tinggal biasanya memberikan (semacam) Thr kepada para pelanggannya. Pemberian tersebut biasanya berupa; bawang merah atau sirup atau kacang tanah. Nampaknya para pedagang tersebut ingin mempertahankan para pelanggan mereka dengan cara itu.

Ya, hal itu dilakukan sehari sebelum si pedagang itu pulang ke kampong halaman mereka. Sepertinya mereka mengharapkan agar para pelanggannya tetap setia menjadi pelanggan mereka tatkala mereka kembali ke Jakarta lagi seusai lebaran.

Hmmm….

Dan, tahun ini ibu kami mendapatkan Thr dari dua pedagang sayur yang jadi langganannya. Ibu kami mendapatkan satu kg bawang merah, 1 botol sirup dan 1 kg kacang tanah kupas.
Kacang tanah kupas (Gambar dari Google)

Wah, senangnya mendapatkan Thr semacam itu. Jadi, untuk lebaran ini kami tidak perlu membeli kacang tanah lagi. Lumayan….

Semoga para pedagang sayur yang pulang kampung itu selamat sampai tujuan mereka dan disambut dengan gembira oleh sanak saudara yang telah ditinggalkannya untuk bekerja di Jakarta ini. Amin….

Terima kasih untuk hari ini….

Flag Counter