![]() |
| Gambar dari Google |
Cus, pintu sudah kami tutup kembali setelah kami keluar rumah. Kami arahkan sepeda sesuai dengan arah yang kami akan tuju. Kami sudah berada di sepeda sebelum akhirnya kami nyalakan dan mulai menjalankannya.
Eit.... apa mau dikata ternyata ada bunyi yang keluar saat sepeda dijalankan. Suara yang seharusnya tidak ada. Suara yang memang tidak biasa kami dengar. Wah... apakah ban sepedanya bocor ya? Tanya kami dalam hati. Setelah mencoba menjalankannya beberapa saat untuk memastikan bahwa sepeda tersebut tidaklah layak untuk digunakan, akhirnya kami putuskan untuk kembali ke rumah saja alias tidak jadi berangkat belanja menggunakan sepeda listrik.
Kira-kira 15 menit ke jam 6, kami bergegas keluar rumah kali ini jalan kaki saja dengan tujuan pedagang sayur yang tidak jauh dari masjid di depan jalan raya. Kami biasa ke tukang sayur tersebut bila belanja tanpa menggunakan sepeda.
Ternyata pedagang sayur tersebut pun belum buka alias masih tutup sementara sayur-mayur nya sudah ada di depan tokonya. Wah, tukang sayurnya kesiangan sepertinya. Jadilah kami mengarahkan kaki kami ke Alfa Midi dulu sambil menunggu tukang sayur tersebut membuka tokonya.
Belanja sebentar di Alfa Midi lalu kami kembali lagi ke tukang sayur yang tadi masih tutup. Kami kira sudah buka, ternyata masih tutup. Yo wis, kami pun cari alternatif ke tukang sayur lainnya. Memang sih kami belum pernah belanja di tukang sayur yang ini. Kami juga ngga tau pasti apakah tukang sayur yang ini sudah ada atau belum. Tapi, kami tetap jalan ke tukang sayur lainnya itu.




