Senin, 27 Juli 2026

Menjenguk Keponakan di Rumah Sakit

Gambar dari Google
Minggu kemarin, kami menjenguk salah satu keponakan kami di Rumah Sakit Bhayangkara yang beralamat di Jl. Ciputat Raya No.40, RT.1/RW.9, Pd. Pinang, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12310

Keponakan kami tersebut adalah anak pertama dari kakak perempuan kami. Ia dirawat di rumah sakit tersebut sejak Sabtu, 25 Juli lalu dengan keluhan sakit di perutnya. Sebelumnya ia sudah periksa di rumah sakit lainnya dan sudah di rongsen serta Ct scan. Dari hasil rongsennya disebutkan bahwa mungkin ia mengalami sakit usus buntu.

Mungkin karena sakitnya kian bertambah, salah satu adik kami membujuk orang tuanya (kakak perempuan kami) agar membawanya ke rumah sakit Bhayangkara saja supaya penyakitnya segera ditangani dokter agar tak berlarut-larut.  Akhirnya Sabtu itu dibawa ke Igd rumah sakit Bhayangkara dan dinyatakan mesti dirawat inap.

Kami menjenguknya bersama adik perempuan kami selama kurang lebih 1 jam. Saat itu kami sempat bertemu dengan dokter yang menanganinya sedang mengadakan kunjungan. Ia dijadwalkan untuk usg perutnya Senin (pagi tadi) agar lebih jelas penyakit yang dideritanya. Ia menggunakan layanan bpjs di rumah sakit tersebut dengan pelayanan yang baik. 

Jumat, 24 Juli 2026

Kejadian di Pagi Hari

Gambar dari Pixabay
Berangkat dari rumah pagi ini sebelum jam 5 untuk menuju penjual sayur yang ada di daerah kami dan berhubung penjual sayur langganan sedang tutup, maka kami membeli sayur di penjual sayur lainnya. Pagi tadi kami membeli sayur di penjual sayur yang terdekat, di sini pun lengkap juga yang dijual. Aneka jenis sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, perkerupukan juga ada. Lengkap juga.

Mungkin karena kami membeli di tempat yang terdekat itu, makanya kami pulang ke rumah pun sebelum jam 6 pagi walaupun kami sudah mampir ke penjual telur dan ke AlfaMidi sebelum akhirnya pulang ke rumah. Rencananya besok pagi kami juga akan ke penjual sayur itu lagi selanjutnya membeli beras dan lainnya.

Cuaca siang ini masih sama seperti kemarin. 33 derajat celsius dengan sedikit angin. Cuaca sangat panas bagi kami di sini. Semoga yang diluar sana baik-baik saja dengan cuaca seperti ini. Amin...

Pagi tadi ada ketika kami berada di AlfaMidi, ada seseorang yang ketinggalan kartu ATM nya di mesin ATM yang ada di sana. Seorang kasir bertanya pada kami apakah kartu ATM kami tertinggal? Kami bilang tidak sambil kami periksa kembali dompet kami untuk memastikan bahwa kartu ATM kami tidak tertinggal di mesin ATM. Mungkin sang kasir tau kalau kami menggunakan ATM yang ada di sana sebelum berbelanja.

Kamis, 23 Juli 2026

Perkedel Kentang di Hari Kamis

Seperti siang hari sebelum-sebelumnya, siang ini pun cuacanya panas. Kalau kita cek cuaca Jakarta hari ini via google, maka akan kita dapati suhunya 33 derajat celsius. Tapi siang ini tak terlalu berangin seperti kemarin. 

Kalau cuaca panas seperti ini sangat cocok untuk mencuci-cuci apa pun karena cepat kering, he he he. Tapi bukan mencuci dosa ya. Cuaca panas memang mulai terasa di kala menjelang siang sampai sore hari. Pagi tadi sempat terdeteksi awan cenderung mendung, agak gelap walaupun sudah pukul 6 lebih. Kami kira akan turun hujan, tetapi ternyata tidak.

Di negara kita memang musim panas seperti halnya di negara lainnya yang memiliki 4 musim. Di sini terasa sekali ketika pukul 6 sore tapi langit masih terang. 

Rabu, 22 Juli 2026

Cerita di Hari Rabu

Gambar dari pixabay
Pagi hari setelah adzan Shubuh berkumandang, kami sudah bersiap-siap untuk keluar rumah guna berbelanja sayur dan keperluan lainnya. Maklum Rabu adalah jadwal kami untuk berbelanja sayur di pagi hari.

Kurang lebih jam 5 kurang sedikit kami sudah mulai berada di luar rumah, Alhambulillah kami tidak terlalu telat untuk keluar. Kalau telat keluar, maka biasanya kembali ke rumah agak siang (langit sudah terang) sekitar jam 6 pagi. Memang biasanya kami usahakan untuk kembali ke rumah sebelum jam 6 walaupun terkadang tidak bisa diprediksi. Karena terkadang kami berbelanja tidak di satu tempat saja dan itu takes time, he he he.

Tujuan kami adalah pedagang sayur di lokasi yang paling jauh dari tempat tinggal kami. Itu adalah pedagang sayur langganan kami. Mungkin karena sudah biasa, jadi kami merasa ok saja walaupun jaraknya agak jauh ya. Di tempat itu kami biasa membeli ikan basah, buah pepaya dan sayur tentunya.

Kami semangat menuju pedagang langganan, tapi siapa sangka si pedagang tersebut tidak jualan alias libur alias tutup warung. Wah... kami harus putar balik dan berbelanja di tempat lainnya. Yo wis, tidak apa-apa, mungkin ia ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan di kampung halamannya.

Selasa, 21 Juli 2026

Hari Ini ke Puskesmas

Berhubung obat darah tinggi yang kami dapatkan sudah sisa 3, maka sudah saatnya kami kontrol ke puskesmas daerah kami tinggal. Kurang lebih satu bulan yang lalu kami ke puskesmas dan diberikan obat darah tinggi untuk sebulan dan selanjutnya kami mesti rutin ke sana untuk periksa kesehatan secara rutin.

Kali ini kami hanya berangkat sendiri saja dan kami berangkat dengan memesan gojek seperti biasanya. Berangkat kurang lebih jam 8.10 pagi tak lama kami tiba di puskesmas yang kami tuju, maklum jaraknya tak seberapa jauh alias dekat saja dari tempat tinggal kami.

Sampai di puskesmas terlihat sudah banyak pasien lainnya yang antri menunggu giliran untuk diperiksa. Di puskesmas tempat tinggal kami menyediakan layanan kesehatan dasar seperti poli umum, kesehatan ibu dan anak, imunisasi, gigi, dan lansia. 

Puskesmasnya beralamat di Jl. Mufakat No.1, RT.01/RW.03, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (di belakang Kantor Kelurahan Bintaro).

Menunggu sesuai dengan nomor antrian, akhirnya kami pun dipanggil untuk ke loket pendaftaran lalu selanjutnya menunggu untuk tensi darah, kemudian menunggu untuk dipanggil ke ruang dokter dan terakhir menunggu untuk panggilan penerimaan obat.

Minggu, 19 Juli 2026

Pentingnya Membawa Uang Cash

Di era modern ini sistem pembayaran sudah kian maju dan memudahkan kita sebagai penggunanya. Pembayaran yang dahulunya hanya dengan uang tunai atau cash saja, perlahan kian bergeser menjadi pembayaran dengan uang digital.

Kini sistem pembayaran yang tanpa menggunakan uang tunai atau cashless , bisa kita temukan di mana-mana. Awalnya yang hanya di tempat tertentu saja, kini sudah mulai meluas sehingga kita tidak perlu menggunakan uang cash ketika hendak melakukan pembayaran.

Di beberapa pedagang sayur langganan kami pun bisa kita jumpai adanya sistem pembayaran tanpa uang tunai alias cashless. Selain itu di banyak pedagang sembako pun demikian, kita bisa membeli barang tanpa uang tunai.

Adapun definisi cashless adalah metode transaksi pembayaran yang menggantikan penggunaan uang tunai fisik dengan instrumen digital. Sistem ini menggunakan berbagai sarana seperti dompet digital (contoh: QRIS), kartu debit, kartu kredit, dan mobile banking untuk membuat transaksi menjadi lebih praktis, efisien, dan aman.

Di pedagang sayur langganan kami, tersedia barcode yang bisa di scan bila kita ingin melakukan pembayaran. Selain itu di agen telur pun demikian serta di pedagang sembako yang biasa kami tuju. 

Flag Counter