Rabu, 08 April 2020

Bikin Masker Kain Tanpa Mesin Jahit (2)

Masker siap dipakai
Kali ini ceritanya saya lagi getol bikin masker kain nih. Menggunakan pola yang berbeda dari sebelumnya, pembuatan masker kain ini memakan waktu kurang lebih 1 jam 15 menit, mulai dari membuat pola hingga masker selesai dibuat.

Bahan-bahannya masih sama seperti tulisan sebelumnya, yakni:
  • Kain
  • tali
  • Jarum
  • Benang
  • Gunting
Untuk kainnya, saya ambil dari baju batik yang tidak terpakai namun masih bagus warnanya. Tidak terpakai karena karetnya sudah kendor. Jadi, ga perlu membeli kain lagi, hanya menggunakan yang ada saja.

Kalau kain untuk masker tulisan sebelumnya, saya ambil dari daster saya yang kegedean. Jadi itu sisa potongan dari daster saya, he he he.

Selasa, 07 April 2020

Bikin Masker Kain Tanpa Mesin Jahit

Masker kain buatan sendiri

Udah tergelitik sejak beberapa waktu yang lalu sih untuk mencoba membuat masker kain sendiri, tapi baru direalisasikan hari ini. Sebenarnya ga terlalu lama membuatnya, tapi... ya itu rasa malas yang bikin ga jadi-jadi.

Wis, saat ini penggunaan masker memang tak bisa dielakkan lagi. Sudah ada peraturan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang mengatakan bahwa kita diharuskan untuk menggunakan masker ketika keluar rumah.

Tidak perlu masker bedah atau masker medis atau dikenal juga dengan masker N95, penggunaan masker kain sudah cukup. Peraturan tersebut dikeluarkan menanggapi wabah virus Corona yang kian meluas dan sudah memakan korban banyak sekali di berbagai negara.

Oleh karenanya sebagai upaya pencegahan atau untuk meredam penyebaran virus ini lebih jauh dan lebih banyak lagi, maka penggunaan masker pun diharuskan.

Jauh sebelum peraturan tersebut diumumkan di Indonesia, keberadaan masker N95 dan sejenisnya sulit didapatkan, baik itu di apotek atau pun di supermaket.  Untung saya masih sempat mendapatkan meski tak seberapa.

Masker Kain Jadi Primadona

Setelah langkanya masker N95 dan sejenisnya tadi, maka masyarakat beralih ke masker kain. Dengan adanya wabah ini, kian banyak yang membuat masker kain dan menjualnya.

Kita bisa temukan masker kain ini di market place dengan harga yang bervariasi tentu saja tergantung dari bahan yang digunakan dan modelnya.

Walaupun kita bisa membelinya dengan harga yang terjangkau, kita juga bisa membuatnya sendiri dengan bahan yang ada. Kini banyak juga tersedia tutorial membuat masker kain tanpa mesin jahit di Youtube.

Senin, 06 April 2020

Yuk, Bikin Jamu Mpon-Mpon

Jamu mpon-mpon siap disruput

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa saat ini dunia sedang dilanda wabah virus Corona. Awalnya kasusnya terjadi di daerah Wuhan, China dan selanjutnya meluas ke negera-negara lainnya.

Di Indonesia sendiri, kasus pertama dilaporkan oleh presiden Joko Widodo awal Maret lalu yang menimpa dua orang warga Depok. Dan kini, penyebaran virus ini belum bisa dikendalikan. Penularan virus ini adalah dari manusia ke manusia lewat cipratan atau droplets saat seseorang batuk, bersin, atau bicara.

Oleh sebab itu Badan Kesehatan Dunia (Who) mengharuskan penggunaan masker saat keluar rumah yang awalnya penggunaan masker hanya untuk yang sakit saja kini semua orang harus menggunakan masker saat keluar rumah.

Lalu melalui siaran salah satu televisi swasta, seorang Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga Surabaya, Prof Chairul Anwar Nidom menyarankan untuk mengonsumsi mpon-mpon selain tetap menjaga kesehatan dan kebersihan guna mencegah penularan virus tersebut.

Tak ayal lagi harga bahan-bahan mpon-mpon pun melambung tinggi. Untung hal itu tak berlangsung lama. Selain harganya yang melonjak tinggi, pun sempat sulit didapatkan. Dan, kini banyak tersedia mpon-mpon yang sudah siap saji di market place dengan harga dan ukuran bervariasi.


Mpon-mpon adalah rempah-rempah yang sudah lama digunakan oleh leluhur kita di nusantara ini baik untuk bumbu masakan ataupun untuk obat secara tradisional. Rempah-rempah tersebut adalah jahe, kunyit, temulawak, sereh, dan kayu manis.

Kita bisa membuatnya sendiri dengan mudah dan sederhana.  Pasti banyak yang sudah tahu mengenai wujud mpon-mpon itu ya terutama para ibu dan perempuan.

Minggu, 05 April 2020

Sejak Wabah Corona Meluas (bagian 2)

virus corona 

Ada rasa gelisah, takut, geregetan alias gemes campur aduk jadi satu. Semua rasa itu dikarenakan melihat dan merasakan kondisi yang ada saat ini. Wabah corona belum mereda, setidaknya di Indonesia. Pun belum mencapai puncaknya yang membuat tambah ngeri.

Dengan adanya wabah corona ini tuh kita diharuskan untuk selalu berada di rumah #stayathome bahkan anak-anak sekolah pun diliburkan dan para pekerja yang memungkinkan diberlakukan #workfromhome #bekerjadarirumah.

Kita boleh keluar rumah hanya untuk membeli kebutuhan pokok dan obat-obatan saja.

Selain itu kita juga diharuskan untuk sering-sering mencuci tangan dengan sabun walaupun di rumah saja lho. Kalao kita berada di luar rumah, maka kita mesti sering membersihkan tangan menggunakan handsanitizer.

Itulah mengapa di tulisan saya sebelumnya, handsanitizer menjadi langka lantaran orang-orang mempersenjatai diri masing-masing dengan hadsanitizer kala di luar rumah. Saya pun demikian, ketika ke luar rumah, saya membawa handsanitizer.

Selain mesti sering cuci tangan atau membersihkan tangan, kita juga diharuskan menggunakan masker mulut setiap kali keluar rumah. Itu pula sebabnya keberadaan masker ini menjadi langka.
Kenapa mesti pakai masker mulut segala, kan kita ga sedang sakit? Mungkin itu pertanyaan yang kerap muncul. Awalnya memang digembar-gemborkan bahwa yang mesti memakai masker adalah orang yang sakit, namun kan kita semua paham ya kalau di negera kita tuh yang sakit aja cuek bebek.

Nah, oleh karenanya, kita yang sehat mesti waras berfikir. Kita mesti melindungi diri kita masing-masing dari penularan penyakit ini sebelum kita tertular.

Sabtu, 04 April 2020

Sejak Wabah Corona Meluas

Virus Corona 

Rasanya lama banget. Sudah satu bulan penuh saya tidak main ke rumah ibu saya, di Lebak Bulus. Tidak juga bepergian ke tempat lainnya. Paling-paling keluar rumah hanya untuk belanja sayur dan kebutuhan sehari-hari. Itu pun tidak jauh-jauh dari rumah.

Intinya tidak kemana-mana selain sekitar rumah saja untuk keperluan tertentu saja. Dan itu memang harus dilakukan sejak wabah corona meluas guna menjaga diri dan lingkungan (orang-orang di rumah) supaya tidak terinfeksi virus yang belum ditemukan vaksinnya ini.

Wabah ini berasal dari kota Wuhan di negara China pada awalnya. Kalao ga salah, kasus pertama kali diduga muncul sekitar bulan November 2019 lalu. Dan akhirnya sampai juga wabah tersebut ke Indonesia dan juga banyak negara di seluruh dunia.

Di Indonesia, kasus pertama kali yang diinformasikan oleh presiden Jokowi per 2 Maret 2020 menimpa dua warga Depok (saat itu masih dirahasiakan namanya).

Wabah ini dinyatakan sebagai pandemic oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO)


Banyak sekali korban yang telah meninggal karena virus ini, sehingga per Desember 2019 Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakannya sebagai pandemic. Dan tentu saja kita tak ingin membuat korbannya kian bertambah.

Karena belum ada vaksin untuk mengatasi virus ini, maka mau tidak mau kita mesti mencegah supaya kita tidak terinfeksi oleh virus ini. Virus yang menyerang organ pernafasan bagian bawah ini cepat sekali penularannya.

Awalnya diinformasikan (digembar-gemborkan) bahwa penularannya melalui droplet penderita yang sudah terinfeksi.

Jumat, 03 April 2020

Resep Membuat Gulai Tahu dan Kacang Panjang

Siap dihidangkan

Hmm... menunya lagi pakai tahu melulu nih he he he. Padahal suami ga terlalu suka sama tahu, tapi tak coba sajalah. Biar ga bosan, itung-itung untuk tambahan variasi menu ya.

Mumpung tahu masih mudah didapat ya teman-teman karena beberapa minggu yang lalu pernah susah dapetin tahu dan tempe. Konon katanya pabrik tahunya lagi dibersihkan terkait penyebaran virus corona yang lagi marak ini, jadi mereka ga produksi.

Tahu dan tempe memang menu favorit bagi kebanyakan masyarakat kita ya. Bahkan warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri pun tetap sesekali menyantap hidangan dengan tahu dan tempe. Konon katanya, harga tempe mahal di luar negeri lho.

Jadi, mumpung kita masih bisa dapetin dengan harga yang terjangkau di sini, yok kita nikmati tempe dan tahu ya.  Resep yang akan saya sharing kali ini adalah resep membuat gulai tahu dan kacang  panjang.

Mudah kok membuatnya. Yuk, langsung saja kita simak.

Bahan-bahan yang digunakan:
  • Tahu putih
  • Kacang panjang
  • Santan
  • Garam
  • Penyedap rasa atau kaldu jamur
  • Daun salam
  • Daun jeruk
  • Sereh 

Flag Counter