Tampilkan postingan dengan label ngeblog di rumah aja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ngeblog di rumah aja. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 September 2020

1 September

Guruji Anand Krishna
Tanggal 1 September selalu istimewa

Karena hari lahirnya Guruji Anand Krishna

Pendiri padepokan Anand Ashram di Indonesia

One earth one sky one humankind itulah visinya


Senantiasa berbagi ilmu dan kesadaran

Melalui buku-buku dan ceramahnya

Tiada lelah, tiada hilang kesabaran

Memberi bimbingan pada kita semuanya


Guruji Anand Krishna

Nama yang indah sesuai sosoknya

Semoga senantiasa terngiang-ngiang di setiap masa

Sehingga hidup menjadi bermakna

Kamis, 27 Agustus 2020

Membuat Roti Goreng Isi Keju

Sebenarnya rencananya mau bikin roti goreng isi coklat, tapi... karena masih ada keju sisa membuat pizza mini teflon yang cukup banyak (menurut saya), maka akhirnya saya ubah jadi bikin roti goreng isi keju.

Ga kalah enaknya kok. Caranya pun mudah.

Bahan-bahannya bisa kita gunakan saja resep untuk membuat donut yah. Dan cara memasukkan kejunya, sama seperti dalam cara membuat bakpao isi coklat.

Yuk, simak!

Bahan-bahan:

  • 250 gr tepung terigu (25 sdm)
  • 2 sdm mentega
  • 1 sdt ragi
  • 2,5 sdm gula putih
  • ½  sdt garam
  • ½ sdt sp
  • 125 ml air
  • Susu bubuk 2 sdm
  • Minyak goreng
  • Keju untuk isian

Kamis, 30 Juli 2020

Senantiasa Berharap

Sudah menjelang hari raya Idul Adha ini, yakni besok, Jum’at 31 Juli 2020. Masalah di dalam keluarga masih menggantung. Ibu dan adik-adik di sana masih bingung. Masih menanti-nanti kepulangan yang dicintai. Semoga segera kembali dengan keadaan sehat jasmani dan rohani.

Hmmm... sungguh kejadian yang tak disangka-sangka. Sudah satu bulan berlalu, belum juga bisa bertemu. Mudah-mudahan segera bisa bersama kembali setelah ini.

Memang hidup adalah misteri. Kita semua hanya menjalani dengan sebaik mungkin seharusnya. Tidak boleh menyakiti, siapa pun jua.

Tak bisa bersua sudah sejak pandemi ni meluas, saya hanya bisa komunikasi dengan ibu dan adik-adik serta kakak via telpon, wa ataupun video call. Rasanya waktu jalan melambat.

Sudah 4 bulan mau lewat, kasus covid 19 di Indonesia belum melambat. Malah kian banyak. Tiap hari kenaikannya bikin geleng kepala. Entah salahnya dimana.

Sebentar lagi bulan Agustus, bulan dimana hari kemerdekaan Indonesia tercatat. Entah berapa banyak lagi orang-orang yang akan terpapar. Entah sampai kapan semua ini akan usai.

Dan banyak lagi entah-entah yang lain.

Selasa, 28 Juli 2020

Jangan Anggap Remeh

Hari ini ada pengalaman yang ga terlalu luar biasa sih. Tapi bisa dijadikan catatan supaya selalu ingat dan diambil hikmahnya, inti sarinya. Ini dia pengalamannya.

Suami saya suka ngemil yang garing-garing di antaranya gorengan. Nah, sudah lama saya ingin membuat martabak telor sendiri yang kulitnya seperti di tukang martabak. Setelah saya menonton salah satu video terkait cara bikin kulit martabak telor, maka langsung saya eksekusi nih.

Dengan bahan-bahan yang mudah, kulit martabaknya saya buat step by step. Terigu kurang lebih 12 sendok makan dicampur dengan sedikit garam terus ditambahkan air, uleni hingga kalis selanjutnya tambahkan minyak goreng kurang lebih dua sendok makan. Uleni lagi hingga tercampur rata.

Terakhir bagi adonan tadi menjadi beberapa bagian dan bulatkan. Setelah itu rendam adonan di dalam minyak goreng kurang lebih 2 jam.

Nah, setelah dua jam, saya coba satu bulatan untuk dipipihkan. Secara tekstur sih sepertinya sudah pas, tapi ketika dilebarkan, kok bisa robek yah. Padahal kan seharusnya kulitnya itu anti robek.

Ya, sudah lah. Saya coba saya untuk memasaknya.

Setelah saya siapkan isian martabaknya yakni dua butir telor dicampur dengan irisan daun bawang plus sedikit garam, penyedap rasa dan lada halus. Kocok hingga tercampur rata.

Mulailah saya pipihkan satu bulatan adonannya. Trus saya masukkan ke dalam teplon dengan api kecil saja. Tapi karena kurang lebar, maka ketika saya masukkan isiannya yakni telor, eh kok ya keluar-keluar.

Kacau dah. Gagal ini kayaknya.

Dan ternyata memang gagal karena kulitnya terlalu tebal sehingga isiannya tidak matang optimal.

Senin, 18 Mei 2020

Sejak Wabah Corona Meluas (bagian 5)


Kasus pertama orang yang terinfeksi virus Corona di Indonesia diumumkan oleh presiden per 2 Maret 2020 dan hingga kini kian bertambah jumlah orang yang terinfeksi. Kasus yang meninggal juga kini sudah di angka 1.148 orang dan yang sembuh berjumlah 4.129 orang dari yang terinfeksi yakni berjumlah 17.514 orang.

Data di atas saya ambil dari tribun Jogja 

Kini dengan adanya wabah ini, banyak kegiatan yang tadinya dilakukan secara konvesional (secara offline, bertemu muka secara langsung) mulai disesuaikan mengikuti aturan yang ada, antara lain tidak boleh berkerumun dan menjaga jarak.

Banyak kegiatan yang kini beralih dilakukan dengan online (menggunakan teknologi yang ada). Anak-anak yang tadinya belajar di sekolah, kini harus belajar di rumah secara online. Pun demikian, para pekerja harus bekerja dari rumah dan bila ada meeting, maka dilakukan secara online pula.


Kegiatan Meditasi di Anand Ashram


Untuk kegiatan meditasi di Anand Ashram pun mengikuti perkembangan yang ada, dalam hal ini dilakukan secara online. Mulai dari yang free alias gratis dengan cara streaming di channel youtube Anand Ashram, hingga yang berbayar.

Sabtu, 09 Mei 2020

Membuat Cilok Sederhana

Cilok siap disantap

Setelah sebelumnya gagal membuat cilok, saya masih penasaran. Kok saya ga bisa yah bikin cilok. Terus saya browsing lagi di mbah Google dengan kata kunci resep cilok. Muncul banyak banget hasil pencarian di Google tentang resep cilok.

Lalu saya klik urutan kedua yakni 9.562 resep cilok enak dan sederhana dari Cookpad. Dari situlah saya kemudian mencoba salah satu resepnya yang saya pikir saya bisa membuatnya.

Wis, ini dia resepnya

Bahan-bahan
  • Tepung terigu 8 sendok makan
  • Tepung tapioka 5 sendok makan
  • Air secukupnya
  • Telur 1 butir

 Bumbu-bumbu
  • Bawang putih
  • Lada halus
  • Garam
  • Penyedap rasa atau kaldu jamur

 Cara membuatnya:
  • Campurkan tepung terigu dengan tepung tapioka
  • Masukkan bumbu yang telah dihaluskan
  • Aduk rata
  • Masukkan telurnya lalu aduk kembali
  • Tambahkan garam dan penyedap rasa atau kaldu jamur
  • Aduk hingga rata
  • Selanjutnya tambahkan air secara perlahan
  • Uleni hingga kalis
  • Setelah itu bulat-bulatkan adonan tadi
  • Terakhir rebus bulatan-bulatan cilok hingga matang, kurang lebih 40 menit
Bulatan-bulatan cilok belum direbus

Flag Counter