Tampilkan postingan dengan label Tempat Latihan Meditasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tempat Latihan Meditasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 November 2019

Cleansing Meditation di Anand Ashram Sunter, Jakarta


Seperti biasa, senin di Anand Ashram yang merupakan pusat pelatihan meditasi dan pemberdayaan diri terdapat program latihan meditasi lanjutan yang dinamakan ego elimination.

Nah, latihannya kali itu adalah cleansing meditation (Ya Hu) yang pertama (dalam satu putaran ada dua kali cleansing meditation), jadi senin depan adalah cleansing meditation yang kedua yang akan dilanjutkan dengan dance master senin berikutnya.

Latihan cleansing meditation yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan orang Indonesia oleh Bapak Anand Krishna ini memang agak lebih intens dan dalam (itu menurut pendapat saya). Setelah sekiaan lama mengikuti latihan-latihan meditasi di Anand Ashram, saya mulai bisa menikmati latihan yang satu ini.

Step by step latihan dipandu oleh fasilitatornya yakni mas Deepak.

Selasa, 02 Juli 2019

Tempat Meditasi Jakarta


“Sepi amat kayaknya hidup gua Sat”. suatu hari Santo mengeluh pada sahabatnya. Saat itu mereka duduk-duduk menikmati suasana sore hari di balkon belakang kamar Satria.

“Coba kamu telusuri San, apa yang kurang atau yang belum kamu lakukan.” Satria menjawab sambil meneguk segelas teh manis yang ada di hadapannya.

“Sesuatu yang ingin kamu lakukan tapi belum kamu lakukan.”Satria masih menambahkan.
“Tapi tentu saja sesuatu yang baik ya bukan hal yang buruk  dan pastinya ga ngerugiin siapa pun juga.”

Angin sepoi-sepoi menjadi saksi obrolan mereka sore yang cerah itu.

“Wah.. kalau itu sih banyak Sat. Gua pengen ngerjain banyak hal yang menurut gua baik tapi belum gua kerjain lantaran masih banyak kendala.” Santo ikut meneguk teh manis yang disuguhkan.
“Kendalanya pasti lu tau lah, selain dari sisi keuangan ada juga sisi mental. Gua ga cukup berani melakukan hal-hal itu.” Santo masih melanjutkan.

Sesekali terdengar suara pedagang makanan yang lewat menjajakan dagangan mereka.

“Mungkin kamu mesti mencoba mulai menyelami diri San.” Satria memberi sebuah solusi.
“Menyelami diri bagaimana Sat? emangnya diri gua ini kolem yang bisa diselami?” Santo agak guyon memandang wajah sahabatnya itu.

Yang dipandang malah mencibir.

“Wa ka ka ka ka ka …” Garing tuh San
Flag Counter