Bla bla bla bla bla bla bla
Sst sst sst sst sst sst
Hening
Bla bla bla bla bla
Sst sst sst sst
Hening
Bla bla bla
Sst sst
Hening
Selasa, 07 Mei 2019
Resep Sambal Goreng
![]() |
| Sambal Goreng Siap Disantap |
Kali ini saya ingin sharing cara membuat salah satu sambal
yang menjadi kesukaan saya, yakni sambal goreng. Yang ini sih sambal goreng
tok, tanpa ada tambahan ikan teri ataupun pete yang umum ditambahkan dalam
sambal.
Kalau makan pakai sambal, biasanya saya suka makan banyak he
he he. Tapi.... sepertinya memang kebanyakan orang seperti itu yah. Mungkin itu
sebabnya mengapa dalam menu pecel lele atau pecel ayam, sambal adalah suatu hal
yang wajib karena tanpa sambal, rasa lele atau ayam gorengnya kurang mantap dan
juga tanpa sambal kemungkinan orang untuk nambah nasi amatlah kecil he he he...
sok tau ya.
Bahan dasar sambal yang utama adalah cabe entah itu cabe
merah keriting, cabe rawit hijau, cabe hijau yang besar, cabe rawit merah
ataupun gabungan dari semua macam cabe.
Nah, cabe ini ternyata Cabai (Capsicum annum L) merupakan
salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia
karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat kesehatan
yang salah satunya adalah zat capsaicin yang berfungsi dalam mengendalikan
penyakit kanker.
Selain itu kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada cabai
dapat memenuhi kebutuhan harian setiap orang, namun harus dikonsumsi secukupnya
untuk menghindari nyeri lambung.
Senin, 06 Mei 2019
Resep Sayur Oyong yang Mudah
![]() |
| Sayur oyong siap disajikan |
Dari situs wikipedia, disebutkan bahwa Oyong atau dikenal juga dengan Gambas (Luffa acutangula, suku labu-labuan atau Cucurbitaceae), adalah komoditi sayuran minor. Penanamannya biasanya dilakukan di pekarangan atau bagian ladang yang tidak digunakan untuk tanaman lain. Gambas dipanen buahnya ketika masih muda dan diolah sebagai sayur.
Gambas masih sekerabat dengan belustru (Luffa aegyptiaca).
Manfaat Oyong
Oyong dipercaya bisa menurunkan kadar gula darah, yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Jawa Barat sebelum naik haji. Manfaat ini didapat dari kandungan cucurbitasin di dalam bijinya.
Tak hanya berkasiat bagi diabetes, oyong dapat menyembuhkan penyakit semisal, Radang usus, asma hingga meningkatkan air susu ibu (ASI). Oyong juga dikonsumsi untuk mencegah pilek, meredakan radang sendi, nyeri otot, serta menormalkan siklus menstruasi. Daging buahnya bisa digosokkan ke kulit untuk membuang sel mati. Namun manfaat ini belum diteliti terlalu jauh.
Lingkungan Oyong Tumbuh
Oyong pada dasarnya mudah hidup di mana saja. Tanaman ini termasuk tanaman merambat, yang membutuhkan iklim panas, dengan ketersediaan air yang cukup sepanjang musim. Lingkungan tumbuh yang ideal bagi tanaman oyong adalah di daerah yang bersuhu 18–24 °C, dan kelembaban 50-60%.
Label:
belajar memasak,
belajar menulis,
cara memasak oyong,
catatan hari ini,
manfaat sayur oyong,
menu hari ini,
Menu harian,
menu keluarga,
oyong atau gambas,
Resep harian,
Resep masakan nusantara
Sabtu, 04 Mei 2019
Resep Balado Terong Sederhana Nan Enak
![]() |
| Tampilan Balado Terong |
Tapi, ketika sudah menikah maka masakan ini kerap menjadi salah satu menu yang mau tidak mau saya buat dan tentu saja saya harus makan juga dong. Masa' cuma suami saya aja yang makan sendiri he he he...
Jadilah, akhirnya saya doyan dengan menu yang satu ini karena kan saya yang memasaknya :-)
Sip. Langsung saja yah.
Masakan kali ini adalah balado terong sederhana tapi enak dengan bahan dasar tentu saja terong. Nah, terong yang digunakan adalah terong yang berwarna ungu, ini terong yang biasa digunakan untuk menu balado ya. Bukan yang berwarna hijau, seperti teman-teman ketahui bahwa ada terong yang ungu dan terong yang hijau juga dengan bentuk panjang yang biasa digunakan untuk masakan dan ada juga terong hijau bulat-bulat, tapi terong hijau bulat ini biasanya untuk dilalap.
Bahan-bahan yang digunakan:
Terong Ungu
Minyak goreng
Garam
Penyedap rasa atau kaldu jamur
Rabu, 24 April 2019
Tokoh-tokoh Dalam Mahabharata Menurut Bapak Anand Krishna
Hujan baru saja berhenti setelah hampir setengah hari turun.
Tidak terlalu deras hujan yang turun kala itu, namun cukup membuat suasana
menjadi dingin yang membuat Santo mematikan kipas angin di ruang tamu tempat ia
duduk santai saat itu.
“Ujan bikin males aja nih.” Santo menggerutu sendiri.
“Ngapain ya? Mana ga ada orang di rumah. Mau tidur ya masih
terlalu sore, mau pergi keluar males.” Ia masih melanjutkan menggerutu.
Saat itu, Minggu. Ibu dan adik perempuannya sedang
mengunjungi salah satu kerabat mereka sejak pagi, alhasil ia sendiri di rumah. Walaupun
ia sudah ada rencana ke rumah Satria, sahabatnya, namun ia urungkan karena
cuaca yang tidak mendukung menurutnya.
“Coba gua buka Youtube dulu ah, siapa tau ada video yang
asyik untuk dilihat.” Gumamnya sambil membuka laptop yang ada di kamar
tidurnya.
“Wih... ternyata feeling
gua pas banget nih. Ada video terbaru dari Bapak Anand Krishna.” Santo bersorak
dalam hati.
“Bener-bener yang gua cari nih video kayak gini. Ga terlalu
panjang durasinya dan topiknya juga menarik.” Ia mengungkapkan pendapatnya
(masih dalam hati).
“Lets see,
kira-kira apa ya yang disampaikan oleh Bapak Anand Krishna dalam video beliau
kali ini? Judulnya ada udah mantap nih, tentang perang Mahabharata dan
peran-peran dari Bhisma, Drona dan Karna” Santo masih melanjutkan (bicara pada
dirinya sendiri).
“Udah ah... langsung aja gua pantengin dah.”
Senin, 22 April 2019
Penjelasan Bapak Anand Krishna tentang Dewa/Dewi dan Alien. Apakah Mereka itu Penolong Kita?
![]() |
| Ufo |
Hening siang itu. Meskipun di luar terik terasa, namun di
ruang yang tak terlalu luas itu, Satria nampak biasa saja. Sebuah kipas angin
berukuran sedang berwarna putih yang menempel di salah satu dinding ruangan itu
memang nampaknya membuat Satria tak kegerahan. Berputar dari satu sisi ke sisi
yang lainnya, kipas angin itu membuat ruangan cukup sejuk.
Duduk di kursi kerjanya, Satria sejenak merasa ada lintasan
pikiran yang mengganggunya.
“Apakah dewa atau dewi itu sama dengan alien ya?” Demikian
pikiran itu melintasi
“Wah... aku ga tau itu.” Pikiran yang lainnya menimpali
secara spontan
“Tapi... bisa jadi sama.”
“Bisa jadi juga berbeda. Mereka adalah suatu yang berbeda.”
“Tentu saja kedua kemungkinan itu ada dan aku ga bisa
memastikannya.” Masih terjadi “percakapan” dalam pikirannya.
Kemudian...
“Aha... kenapa ga cari tau aja di si mbah Google!” Sebuah
pikiran lainnya melintas, Satria pun mulai menyibukkan jari-jemarinya di atas
keyboard komputernya.
Ia memasukkan kata kunci dewa dewi alien di dalam browser
yang ia gunakan.
Sejenak muncullah sederetan hasil dari pencariannya dengan
urutan kedua adalah video dari Bapak Anand Krishna yang berjudul Dewa/Dewi:
Alien atau Penolong Manusia?
Tak sabar ingin mengetahui jawaban dari pertanyaan yang
muncul dalam pikirannya tadi, Satria segera saja meng-klik link video tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)





