Tampilkan postingan dengan label tips mengatasi rasa takut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips mengatasi rasa takut. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 November 2013

Meditasi untuk Mengatasi Stress

Gambar dari putuprasasta.wordpress.com
Bilamana emosi-emosi seperti amarah, kekecewaan, kesedihan, kekhawatiran dan lainnya tidak diekspresikan atau dipendam sedemikian rupa, akibatnya tentu saja tubuh kita yang akan terkena dampaknya.

Dan bila sudah terlalu banyak emosi-emosi yang kita pendam, maka kita tentu saja kita pasti tidak akan sanggup memikul beban-beban emosi tersebut sehingga terkadang kita “meledak”. Menjadi mudah marah-marah tanpa alasan.

Nah, bila sudah begitu, maka suatu metode meditasi dinamis Ananda yang diracik oleh bapak Anand Krishna pendiri Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) amat sangat membantu kita untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Rabu, 30 Januari 2013

Bagaimana Menghadapi Rasa Takut


Setiap orang kami rasa pasti pernah merasakan takut yang menyergap atau diam-diam menyusup ke dalam entah fikiran atau perasaan kita. Rasa takut akan berbagai hal, mungkin itu takut akan masa depan yang belum menentu karena tidak adanya perencanaan mengenai apa yang akan dilakukan dalam masa kehidupan ini.

Atau takut tidak mendapatkan jodoh sehingga menambah satu ketakutan baru yakni takut kesepian. Takut tidak mendapatkan pekerjaan yang layak, takut tak mendapatkan gaji yang cukup untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari bahkan sampai takut mengenai hal yang pasti akan kita bahkan oleh semua mahkluk hidup hadapi yakni kematian.

Gambar dari tweakyourbiz.com
Aneka macam jenis rasa takut ada dalam diri kita sebagai manusia. Manusia memiliki  5 jenis lapis kesadaran, yakni lapisan fisik (yang dapat kita lihat dan sentuh), lapisan energy, lapisan mental/emosional, lapisan intelejensia dan lapisan spiritual. Dalam masing-masing lapisan ini pun bersarang jenis rasa takut di dalamnya.

Rasa takut yang dalam bahasa inggris disebut Fear yakni false emotional appearing real yang artinya emosi palsu yang nampak nyata. Sesungguhnya emosi yang palsu namun terkesan nyata. Ya, kita pun seolah tahu akan hal itu. Rasa takut itu sesungguhnya emosi yang palsu namun terkesan nyata karena akibatnya nampak. Contohnya, kita melihat seseorang menderita penyakit jantung kemudian kita menjenguknya. Kita menjadi takut kalau-kalau kita juga menderita penyakit yang sama di kemudian hari berhubung kita pun memiliki pola hidup seperti orang itu misalnya. Padahal kita tidak atau belum sakit, tapi rasa takut sudah menyerang.
Flag Counter