Senin, 06 Mei 2019

Resep Sayur Oyong yang Mudah

Sayur oyong siap disajikan
Kali ini saya ingin sharing mengenai resep membuat sayur oyong yang mudah. Namun sebelum itu, mari kita cari tahu lebih jauh mengenai tanaman oyong ini.

Dari situs wikipedia, disebutkan bahwa Oyong atau dikenal juga dengan Gambas (Luffa acutangula, suku labu-labuan atau Cucurbitaceae), adalah komoditi sayuran minor. Penanamannya biasanya dilakukan di pekarangan atau bagian ladang yang tidak digunakan untuk tanaman lain. Gambas dipanen buahnya ketika masih muda dan diolah sebagai sayur.

Gambas masih sekerabat dengan belustru (Luffa aegyptiaca).

Manfaat Oyong

Oyong dipercaya bisa menurunkan kadar gula darah, yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Jawa Barat sebelum naik haji. Manfaat ini didapat dari kandungan cucurbitasin di dalam bijinya.

Tak hanya berkasiat bagi diabetes, oyong dapat menyembuhkan penyakit semisal, Radang usus, asma hingga meningkatkan air susu ibu (ASI). Oyong juga dikonsumsi untuk mencegah pilek, meredakan radang sendi, nyeri otot, serta menormalkan siklus menstruasi. Daging buahnya bisa digosokkan ke kulit untuk membuang sel mati. Namun manfaat ini belum diteliti terlalu jauh.

Lingkungan Oyong Tumbuh

Oyong pada dasarnya mudah hidup di mana saja. Tanaman ini termasuk tanaman merambat, yang membutuhkan iklim panas, dengan ketersediaan air yang cukup sepanjang musim. Lingkungan tumbuh yang ideal bagi tanaman oyong adalah di daerah yang bersuhu 18–24 °C, dan kelembaban 50-60%.

Sabtu, 04 Mei 2019

Resep Balado Terong Sederhana Nan Enak

Tampilan Balado Terong
Kali ini saya ingin berbagi mengenai sebuah resep masakan yang sederhana namun enak lho. Sebenarnya dan sejujurnya sebelum menikah, saya tidak suka dengan masakan ini karena tekstur dari masakan terutama bahan dasarnya yang lembek dan saya ga bisa ngebayangin apa rasa dari masakan itu (waktu dulu).

Tapi, ketika sudah menikah maka masakan ini kerap menjadi salah satu menu yang mau tidak mau saya buat dan tentu saja saya harus makan juga dong. Masa' cuma suami saya aja yang makan sendiri he he he...

Jadilah, akhirnya saya doyan dengan menu yang satu ini karena kan saya yang memasaknya :-)

Sip. Langsung saja yah.

Masakan kali ini adalah balado terong sederhana tapi enak dengan bahan dasar tentu saja terong. Nah, terong yang digunakan adalah terong yang berwarna ungu, ini terong yang biasa digunakan untuk menu balado ya. Bukan yang berwarna hijau, seperti teman-teman ketahui bahwa ada terong yang ungu dan terong yang hijau juga dengan bentuk panjang yang biasa digunakan untuk masakan dan ada juga terong hijau bulat-bulat, tapi terong hijau bulat ini biasanya untuk dilalap.

Bahan-bahan yang digunakan:

Terong Ungu
Minyak goreng
Garam
Penyedap rasa atau kaldu jamur

Rabu, 24 April 2019

Tokoh-tokoh Dalam Mahabharata Menurut Bapak Anand Krishna

Hujan baru saja berhenti setelah hampir setengah hari turun. Tidak terlalu deras hujan yang turun kala itu, namun cukup membuat suasana menjadi dingin yang membuat Santo mematikan kipas angin di ruang tamu tempat ia duduk santai saat itu.

“Ujan bikin males aja nih.” Santo menggerutu sendiri.

“Ngapain ya? Mana ga ada orang di rumah. Mau tidur ya masih terlalu sore, mau pergi keluar males.” Ia masih melanjutkan menggerutu.

Saat itu, Minggu. Ibu dan adik perempuannya sedang mengunjungi salah satu kerabat mereka sejak pagi, alhasil ia sendiri di rumah. Walaupun ia sudah ada rencana ke rumah Satria, sahabatnya, namun ia urungkan karena cuaca yang  tidak mendukung menurutnya.

“Coba gua buka Youtube dulu ah, siapa tau ada video yang asyik untuk dilihat.” Gumamnya sambil membuka laptop yang ada di kamar tidurnya.

“Wih... ternyata feeling gua pas banget nih. Ada video terbaru dari Bapak Anand Krishna.” Santo bersorak dalam hati.

“Bener-bener yang gua cari nih video kayak gini. Ga terlalu panjang durasinya dan topiknya juga menarik.” Ia mengungkapkan pendapatnya (masih dalam hati).

Lets see, kira-kira apa ya yang disampaikan oleh Bapak Anand Krishna dalam video beliau kali ini? Judulnya ada udah mantap nih, tentang perang Mahabharata dan peran-peran dari Bhisma, Drona dan Karna” Santo masih melanjutkan (bicara pada dirinya sendiri).

“Udah ah... langsung aja gua pantengin dah.”

Senin, 22 April 2019

Penjelasan Bapak Anand Krishna tentang Dewa/Dewi dan Alien. Apakah Mereka itu Penolong Kita?

Ufo

Hening siang itu. Meskipun di luar terik terasa, namun di ruang yang tak terlalu luas itu, Satria nampak biasa saja. Sebuah kipas angin berukuran sedang berwarna putih yang menempel di salah satu dinding ruangan itu memang nampaknya membuat Satria tak kegerahan. Berputar dari satu sisi ke sisi yang lainnya, kipas angin itu membuat ruangan cukup sejuk.

Duduk di kursi kerjanya, Satria sejenak merasa ada lintasan pikiran yang mengganggunya.

“Apakah dewa atau dewi itu sama dengan alien ya?” Demikian pikiran itu melintasi

“Wah... aku ga tau itu.” Pikiran yang lainnya menimpali secara spontan

“Tapi... bisa jadi sama.”

“Bisa jadi juga berbeda. Mereka adalah suatu yang berbeda.”

“Tentu saja kedua kemungkinan itu ada dan aku ga bisa memastikannya.” Masih terjadi “percakapan” dalam pikirannya.

Kemudian...

“Aha... kenapa ga cari tau aja di si mbah Google!” Sebuah pikiran lainnya melintas, Satria pun mulai menyibukkan jari-jemarinya di atas keyboard komputernya.

Ia memasukkan kata kunci dewa dewi alien di dalam browser yang ia gunakan.

Sejenak muncullah sederetan hasil dari pencariannya dengan urutan kedua adalah video dari Bapak Anand Krishna yang berjudul Dewa/Dewi: Alien atau Penolong Manusia?

Tak sabar ingin mengetahui jawaban dari pertanyaan yang muncul dalam pikirannya tadi, Satria segera saja meng-klik link video tersebut.

Sabtu, 23 Maret 2019

Penjelasan Tentang Karma Individu dan Karma Kolektif oleh Bapak Anand Krishna

Efek Domino

Pagi itu matahari belum tinggi dan sinarnya pun masih bersahabat. Setelah sekitar 30 menit berolah raga di area pekarangan rumahnya, Satria kemudian masuk ke dapur dan menenggak segelas air putih sebagai pengganti cairan yang keluar dari tubuhnya saat berolah raga.

Setelah mandi dan berpakaian, Satria kemudian duduk belajar yang ada di kamarnya. Ia kemudian membuka laptopnya untuk kemudian membuka salah satu video Bapak Anand Krishna yang membahas tentang Karma.

Sehari sebelumnya ia memang sudah berniat untuk mempelajari penjelasan Bapak Anand Krishna perihal Karma tersebut. Memang ia sudah pernah membuka video tersebut, namun karena ketertarikan atas pembahasan tersebut, maka ia berniat untuk membukanya kembali.

Pagi hari di tempat tinggalnya itu, suasana tak terlalu ramai maklum hari itu adalah hari Minggu, jadi tetangga sekitarnya tak terlalu sibuk seperti hari-hari lainnya. Kecuali pedagang makanan seperti pedagang roti dan bubur ayam yang terdengar menjajakan dagangan mereka.

Sabtu, 16 Februari 2019

Mimpi


Mimpi yang telah lewat, nampaknya bisa menjadi jawaban atas beberapa pertanyaan yang menggantung telah lama. Sekian pertanyaan, tidak terlalu menghantui sih, tapi saya penasaran dengan jawabannya.

Mimpi itu mungkin bisa juga menjadi alasan dari suatu hal yang terjadi dalam masa hidup saya kali ini. Sekian banyak kemungkinan memang.

Tapi... biarlah. Mimpi itu sudah berlalu dan pertanyaan yang menggantung sudah terjawab olehnya. 
Flag Counter