Senin, 27 Desember 2021

Akhir tahun 2021

 

Beberapa hari ke depan, tahun 2021 akan segera berganti menjadi tahun 2022. Wah… ternyata waktu cepat berlalu. Sungguh suatu hal yang tak bisa dihindari oleh siapa pun.

Pandemi belum berakhir. Kini muncul varian baru covid yakni omicron yang muncul beberapa bulan lalu sepertinya. Dan di Indonesia, varian ini sudah masuk sehingga kita harus tetap hati-hati dan tetap mematuhi prokes demi kesehatan kita semua.

Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan masih harus kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Entah ini akan berlangsung hingga kapan.

Kita hanya bisa berdoa semoga pandemi ini segera berlalu. Semoga tahun 2022 pandemi akan mulai berakhir perlahan-lahan.

Beberapa bulan ini saya bisa mengunjungi ibu saya, setiap hari Minggu. Tapi, akhir tahun ini saya tidak berkunjung dulu hingga awal bulan depan karena melihat kondisi.

Karena tidak mengunjungi ibu dan juga tidak bepergian kemana-mana, ya sudah, saya berencana akan beres-beres rumah saja dan juga ingin membuat tas selempang serta membereskan tanaman lidah buaya yang ada di teras rumah. 

Senin, 04 Oktober 2021

Pada diriku


Hey...Langit biru cerah di atas sana

Burung-burung mendendangkan lagu ceria


Angin semilir berhembus 

sejuk ...

Suasana di sekitar sungguh indah


Hey

Tak kau rasakan semua?

Tak kau syukuri kah?

Tak kau pahami kah?

Selasa, 14 September 2021

Kamis, 24 Juni 2021

Tak tau

Mendung dari pagi awal, bahkan gerimis halus turun beberapa saat. Jadi sahdu suasana pagi tadi. Menjelang siang sudah mulai panas, matahari bersinar cerah membuat cucian saya kemungkinan besar kering. Wis, berkah yang patut disyukuri.

Lalu sore ini agak mendung lagi. Seperti hendak turun hujan.

Ibu dan adik serta keponakan dikabarkan sedang batuk pilek disertai demam. Semoga bisa segera sembuh. Amin....

Kemarin juga saya mendapat kabar bahwa seorang teman positif covid 19 yang diketahui ketika swab tes anti gen. Hmm.... semoga beliau segera pulih dan tetap semangat menjalani isomannya di rumah. Memang kami tinggal di satu kawasan, tak jauh dari tempat tinggal saya di sini.

Covid 19 memang belum reda kasusnya di Jakarta dan di Indonesia secara umum. Saya tak tau sampai kapan ini akan berlangsung.

Tak tau kiranya kapan kita bisa kembali beraktifitas tanpa masker yang harus selalu dipakai, beraktifitas tanpa ada rasa was-was menghantui.

Saya juga tak tau sampai kapan harus melakukan cuci-cuci setiap barang belanjaan atau sayur mayur ketika tiba di rumah. Saya tak tau sampai kapan kegiatan-kegiatan dilakukan secara offline.

Rabu, 23 Juni 2021

Berpulang

Usia memang tidak bisa ditebak, kapan seseorang akan meninggalkan kita lebih dulu atau justru kita yang akan mendahului. Siapa yang tahu. Tapi, para bijak pernah mengatakan bahwa sesungguhnya kita tahu ketika kita akan segera mengakhiri lawatan kita di dunia ini. Tanda-tandanya pun sesungguhnya bisa dirasakan oleh orang-orang terdekat bila sensitif.

Tidak bisa menjadi patokan bahwa yang “pergi” lebih dahulu pasti orang-orang yang sudah lansia, tidak bisa seperti itu, tidak ada kepastian itu. Banyak yang masih bayi berpulang lebih dulu, ada juga dalam usia balita, ataupun remaja. Memang tidak bisa dipastikan.

Itulah rahasia Ilahi... Misteri kehidupan.

Yang bisa kita lakukan hanyalah melakukan yang terbaik dari waktu ke waktu sehingga ketika tiba saatnya kita harus berpulang, tidak ada penyesalan yang kita bawa. Demikian yang pernah disampaikan oleh Sang Bijak.

Selasa, 22 Juni 2021

Sejak wabah corona meluas (bagian ke 9)

Sudah kira-kira 1 tahunan lebih ya sejak kasus covid 19 pertama kali diumumkan di Indonesia, yakni Maret 2020. Kini kasusnya belum reda juga di negeri kita ini, malah tinggi. Kemungkinan besar karena banyak hal yang salah satunya mungkin tidak dijalankannya prokes dengan maksimal.

Kala musim libur tiba, biasanya orang-orang akan pergi ke tempat-tempat rekreasi dan umumnya kan pasti jadi rame tempat rekreasi yang didatangi. Dan biasanya setelah itu kasus menjadi tinggi.

Kini, padahal sudah lewat hampir satu bulan dari hari idul fitri tapi kasusnya belum menurun.

Padahal kan kalao dipikir-pikir, masker tersedia banyak dan mudah didapatkan baik itu masker kain ataupun masker medis. Kini di setiap minimart juga banyak pilihan kedua jenis masker tersebut yah. Teman-teman pasti juga sudah tahu.

Mestinya kan membuat orang-orang untuk memakai masker jadi mudah, tapi nyatanya masih ada saja yang tidak mengggunakannya. Padahal memakai masker kan bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi juga untuk orang lain juga.

Memang sulit dijelaskan yah kalao orang tidak mau percaya.

Flag Counter