Hey...Langit biru cerah di atas sana
Burung-burung mendendangkan lagu ceria
Angin semilir berhembus
sejuk ...
Suasana di sekitar sungguh indah
Hey
Tak kau rasakan semua?
Tak kau syukuri kah?
Tak kau pahami kah?
Burung-burung mendendangkan lagu ceria
Angin semilir berhembus
sejuk ...
Suasana di sekitar sungguh indah
Hey
Tak kau rasakan semua?
Tak kau syukuri kah?
Tak kau pahami kah?
Lalu sore ini agak mendung lagi. Seperti
hendak turun hujan.
Ibu dan adik serta keponakan
dikabarkan sedang batuk pilek disertai demam. Semoga bisa segera sembuh. Amin....
Kemarin juga saya mendapat kabar
bahwa seorang teman positif covid 19 yang diketahui ketika swab tes anti gen. Hmm....
semoga beliau segera pulih dan tetap semangat menjalani isomannya di rumah. Memang
kami tinggal di satu kawasan, tak jauh dari tempat tinggal saya di sini.
Covid 19 memang belum reda
kasusnya di Jakarta dan di Indonesia secara umum. Saya tak tau sampai kapan ini
akan berlangsung.
Tak tau kiranya kapan kita bisa
kembali beraktifitas tanpa masker yang harus selalu dipakai, beraktifitas tanpa
ada rasa was-was menghantui.
Saya juga tak tau sampai kapan harus melakukan cuci-cuci setiap barang belanjaan atau sayur mayur ketika tiba di rumah. Saya tak tau sampai kapan kegiatan-kegiatan dilakukan secara offline.
Tidak bisa menjadi patokan bahwa yang “pergi” lebih dahulu pasti orang-orang yang sudah lansia, tidak bisa seperti itu, tidak ada kepastian itu. Banyak yang masih bayi berpulang lebih dulu, ada juga dalam usia balita, ataupun remaja. Memang tidak bisa dipastikan.
Itulah rahasia Ilahi... Misteri
kehidupan.
Yang bisa kita lakukan hanyalah melakukan yang terbaik dari waktu ke waktu sehingga ketika tiba saatnya kita harus berpulang, tidak ada penyesalan yang kita bawa. Demikian yang pernah disampaikan oleh Sang Bijak.
Kala musim libur tiba, biasanya
orang-orang akan pergi ke tempat-tempat rekreasi dan umumnya kan pasti jadi
rame tempat rekreasi yang didatangi. Dan biasanya setelah itu kasus menjadi tinggi.
Kini, padahal sudah lewat hampir
satu bulan dari hari idul fitri tapi kasusnya belum menurun.
Padahal kan kalao dipikir-pikir,
masker tersedia banyak dan mudah didapatkan baik itu masker kain ataupun masker
medis. Kini di setiap minimart juga banyak pilihan kedua jenis masker tersebut
yah. Teman-teman pasti juga sudah tahu.
Mestinya kan membuat orang-orang
untuk memakai masker jadi mudah, tapi nyatanya masih ada saja yang tidak
mengggunakannya. Padahal memakai masker kan bukan hanya untuk diri kita sendiri
tapi juga untuk orang lain juga.
Memang sulit dijelaskan yah kalao orang tidak mau percaya.
Waktu itu saya mengantar ibu dan
bapak mertua untuk vaksin di rumah sakit Suyoto. Dua kali vaksin dengan jarak
tak sampai 1 bulan. Pertama sebelum puasa Ramadhan dan yang kedua di minggu
awal puasa.
Nah, untuk kelompok usia 18 tahun
ke atas ini mulai tanggal 3 Juni 2021 diadakan. Saya pun diinfo ibu mertua
bahwa sudah bisa vaksin ke rumah sakit yang sama, yakni Rs Suyoto. Info tersebut
diberikan ibu mertua di hari Rabu, 9 Juni 2021.
Dan esok harinya dengan membawa
foto kopi kartu keluarga dan Ktp, saya dan ipar saya meluncur ke puskesmas yang
ada di wilayah terdekat. Kami berangkat jam 7 pagi dengan tujuan supaya
mendapat nomor antrian awal, eh ternyata salah info.
Ketika sampai di puskesmas, masih
sepi hanya ada seorang lansia sedang duduk di deretan kursi untuk menunggu
antrian. Saya pun masuk dan mengatakan bahwa kami ingin vaksin. Seorang petugas
kebersihan di sana menjelaskan bahwa vaksinasi diadakan di Rs Suyoto bukan di puskesmas
karena tidak ada Ugd. Kami disuruh langsung ke Rs Suyoto saja, lha wong petugas
puskesmas pun tugasnya di Rs Suyoto untuk melayani warga yang vaksin.
Wis, kami langsung menuju Rs
Suyoto. Sesampainya di sana, sudah ada beberapa orang yang duduk di kursi
antrian. Tunggu dan tunggu, akhirnya saya dapat no. 46 dan adik ipar saya 45.
Jam 10 an waktu itu kami mendapat
giliran, pertama adik saya. Tak berapa lama, saya.
Setelah ditanya-tanya terkait kondisi kesehatan dan juga dicek tensi darah serta kadar gula darah, saya pun divaksin. Meski ada sedikit masalah ketika tensi darah (tensi sempat tinggi), akhirnya saya divaksin.