Jumat, 26 Oktober 2018

Suatu Hari: Dialog antara Aku dan Pikiran ku



“yah, lumayan lah tadi malam ku lihat kau sudah berani bicara.” Suara dalam pikiran ku mulai pembicaraan.

Padahal aku ga lagi melamun, aku lagi melakukan rutinitas seperti biasa.

“iya, karena agak terpaksa juga karena kan semua peserta yang hadir mesti bicara mengeluarkan opini masing-masing,” aq menjawab pikiranku itu.

“Tapi, aku perhatikan qm kok kayak ga konsen gitu sehingga apa yang kau lontarkan malah sama seperti pendapat temanmu itu.” Pikiranku membalas lagi dengan sedikit nada agak meledek kekuranganku dalam hal kurang ngeh.

“He he he... mungkin aku bisa saja menjawab mu dengan opini bahwa teman ku itu bicaranya melow dan aku ga terlalu mendengar apa yang ia ucapkan. Ia sedang melow.” Aku memberikan pembenaran pada pikiranku sendiri.

Rabu, 24 Oktober 2018

Sebuah Renungan Berharga dari Sebuah Kisah Klasik yang Masih Relevan


Artikel oleh Bapak Anand Krishna di Kolom Opini Surat Kabar Kedaulatan Rakyat

Bagaimana Waktu Berubah

Cerita lama, well tidak lama-lama banget juga, baru 2 tahunan, tapi masih tetap relevan. Bahkan, saya yakin relevan sepanjang masa. Siapa yang tidak mengenal nama Arnold Schwarzenegger! Seorang aktor terkenal dari Hollywood yang sempat menjadi Gubernur California tahun 2003 -  2011.

Lima tahun setelah tidak lagi menjabat sebagai gubernur, ia memposting foto dirinya di medsos dalam posisi tidur di bawah patung perunggu  di depan Columbus Convention Center, Ohio, dengan judul: How times have changed - Bagaimana waktu telah berubah. Tidak ada penjelasan lain. Hanya foto dan judul.

Maka, sebagian freaks di antara netizen yang bertanggungjawab, langsung saja membuat cerita. Sangat kreatif! Kurang lebih begini ceritanya: Saat menjadi Gubernur California, Arnolf meresmikan hotel dengan patungnya seperti di dalam gambar. Saat itu, manajemen hotel memberi tahu Arnold, "Hotel ini akan selalu menyediakan kamar untuk Anda - kapan saja!"

Namun, setelah tidak menjadi gubernur lagi, ketika ia datang ke hotel yang sama, manajemen hotel menolaknya dengan alasan bahwa semua kamar sudah terisi. Maka, Arnold membeli sleeping bag - ada juga yang mengatakan mengambil dari bagasi mobilnya - dan tidur di depan patung itu untuk menyampaikan pesannya: Bagaimana waktu telah berubah!

Sabtu, 25 Agustus 2018

Sharing Info Buku Panduan Editing Video Ala Pro dengan Software Gratis


Wah... sudah satu bulan kami tidak memposting apa pun. Bulan Agustus sudah di penghujung dan sebentar lagi akan digantikan oleh bulan September. Semoga bulan depan akan ada banyak cerita yang dapat kami posting. Cerita yang ceria seperti September yang ceria, he he he...

Kali ini saya ingin memposting tentang buku baru karya Su Rahman, penulis buku-buku webdesign, seo dan internet marketing. Buku tersebut baru saja diterbitkan oleh Pt. Elex Media Komputindo yang berjudul Panduan Editing Video Ala Pro dengan Software Gratis.

Di dalam buku tersebut dibahas cara melakukan editing video ala pro dengan software gratis, langkah demi langkah pembaca akan dipandu untuk melakukan editing dasar video berupa Cut, Split dan Merge Video. Menambahkan backsound, membuat title dan sub title. Bermain-main dengan aneka efek video, serta trik dan tips editing video lainnya yang bisa dilakukan sendiri dengan mudah dan menyenangkan.

Selasa, 24 Juli 2018

Membuat Website dengan Html


Mempunyai sebuah website memang sudah merupakan keharusan atau kebutuhan bagi perusahaan, namun untuk perorangan atau personal juga. Kini tak hanya perusahaan yang memiliki website, banyak perorangan yang mempunyai website juga lantaran salah satu fungsi website adalah untuk branding.

Nah, untuk memiliki sebuah website mudah saja karena kini banyak sekali penyedia jasa pembuatan website yang dapat Anda gunakan jasanya. Sebut saja Simple C yang telah menggeluti jasa pembuatan website yang menyediakan paket pembuatan website untuk kebutuhan company profil dengan harga yang murah.

Namun, bila Anda tak ingin menggunakan jasa penyedia jasa pembuatan website, Anda juga dapat membuat website sendiri, membuat website secara mandiri. Yang Anda perlukan hanyalah domain dah hosting serta kemampuan untuk membuat website itu sendiri tentunya.

Untuk keperluan domain dan hosting, Anda dapat menggunakan jasa penjualan domain dan hosting Dvipantara Hosting yang menyediakan aneka paket hosting dengan harga yang terjangkau.

Sedangkan untuk kemampuan atau skill membuat website, Anda dapat mempelajarinya baik melalui buku atau pun melalui media lainnya yang antara lain adalah Youtube. Ya, seperti yang kita ketahui bersama bahwa aneka tutorial atau panduan ataupun informasi dapat ditemukan di Youtube dan begitu juga dengan tutorial atau panduan untuk membuat website.

Bila Anda ingin mempelajari cara-cara untuk membuat websitedengan mudah, silakan subscribe ke Simple Channel sebuah channel yang berbagi aneka informasi termasuk tutorial yang bisa Anda dapatkan secara Cuma-Cuma alias gratis.

Berikut ini adalah panduan untuk membuat website yang dibuat oleh Simple Channel bagi Anda yang ingin mempelajari cara membuat website:



Bilamana Anda memiliki pertanyaan seputar materi yang disampaikan tersebut, silakan ajukan pertanyaan di kolom komentar. 

Terima kasih untuk hari ini...


Kamis, 19 Juli 2018

Si Kuning, Kucing Penakut


Si kuning yang masih ngantuk
Sebenarnya dia bukanlah kucing peliharaan kami, namun sejak ia masih kecil sering kami beri makan. Terlebih lagi kami memang menyukai kucing. Dan benar saja ucapan orang-orang, bahwa bila kucing diberi makan meski 1 kali maka ia akan sering berkunjung ke tempat itu. Seperti itulah kejadiannya.

Tapi, itu sudah lama sekali. Sejak ia beranjak remaja ( cie cie cie...) si kuning kami menamakannya demikian karena warna bulunya, ia sering dimusuhi kucing lainnya yang sama-sama jantan.

Entah kenapa itu si kuning, meski badannya termasuk besar tapi ia malah tidak melawan. Seringkali ia terpojok (benar-benar berada di pojok) karena hanya mundur saja ketika kucing jantan lainnya menyerang.

Lama dia tak berkunjung. Lama banget. Hingga kami ketahui ternyata dia sudah “pindah” ke daerah lain. Ga terlalu jauh dari tempat tinggal kami, tapi kalo menurut bangsa kucing, itu sepertinya jauh.
Kami beberapa kali bertemu si kucing di daerah barunya itu. Kami panggil-panggil tapi dia sepertinya tak mengenali. Ya sudah... yang penting dia ga pa-pa.

Hingga di suatu siang ia masuk ke dalam rumah dengan cara melompat melalui jendela yang terbuka. Wah... ternyata ia masih ingat dengan kami. Langsung kami beri makan dan kami biarkan berada di dalam rumah. Kasian... di luar sana pasti ia sering dihajar oleh kucing jantan lainnya.

Ternyata untuk datang kembali ke rumah kami, si kuning juga mesti berhati-hati supaya ga diserang oleh kucing jantan lainnya. Maklum di sekitar rumah kami, ada beberapa kucing jantan lainnya yang memang sudah langganan menyerangnya.

Senin, 16 Juli 2018

White fang, Sebuah Film yang Layak Ditonton


Mengisi hari Sabtu lalu, kami menonton film drama keluarga berjudul White Fang. Setelah kami search di Google, White Fang adalah sebuah novel yang dibuat oleh Jack London, pengarang berkebangsaan Amerika.

Film yang kami tonton sedikit berbeda alur dan jalan ceritanya dari novel tersebut meskipun keduanya sama-sama menceritakan tentang seekor anjing serigala (wolfdog) yang gagah berani dan setia kepada majikannya.

Di film tersebut dikisahkan bagaimana White Fang dijadikan sebagai petarung di antara anjing oleh pemiliknya yang membelinya dari pemiliknya yang pertama. Pemilik atau majikannya yang pertama terpaksa menjual White Fang lantaran uang hasil penjualan sarung tangan yang dimilikinya hilang dicuri (pencurinya tak lain dan tak bukan adalah anak buah yang membeli White Fang).

Padahal uang tersebut amat ia butuhkan untuk membeli tanah yang ditempatinya bersama kelompoknya. Dengan berat hati, sang majikan menjual White Fang kepada orang jahat tersebut.

Ketika sedang diadu di pertandingan, White Fang kalah karena ia harus melawan 2 ekor anjing yang ganas. Padahal White Fang terkenal sebagai the terror of Yukon, namun akhirnya ia kalah.

Kali ini ada seorang petugas keamanan yang membubarkan pertandingan tersebut. Namun si petugas tersebut juga ikut terluka dan pingsan di atas tubuh White Fang karena si pemilik White Fang tidak terima dengan perlakukan petugsa keamanan tersebut.
Flag Counter