Mengisi hari Sabtu lalu, kami menonton film drama keluarga
berjudul White Fang. Setelah kami search di Google, White Fang adalah sebuah
novel yang dibuat oleh Jack London, pengarang berkebangsaan Amerika.
Film yang kami tonton sedikit berbeda alur dan jalan
ceritanya dari novel tersebut meskipun keduanya sama-sama menceritakan tentang
seekor anjing serigala (wolfdog) yang gagah berani dan setia kepada majikannya.
Di film tersebut dikisahkan bagaimana White Fang dijadikan
sebagai petarung di antara anjing oleh pemiliknya yang membelinya dari
pemiliknya yang pertama. Pemilik atau majikannya yang pertama terpaksa menjual
White Fang lantaran uang hasil penjualan sarung tangan yang dimilikinya hilang
dicuri (pencurinya tak lain dan tak bukan adalah anak buah yang membeli White
Fang).
Padahal uang tersebut amat ia butuhkan untuk membeli tanah
yang ditempatinya bersama kelompoknya. Dengan berat hati, sang majikan menjual
White Fang kepada orang jahat tersebut.
Ketika sedang diadu di pertandingan, White Fang kalah karena
ia harus melawan 2 ekor anjing yang ganas. Padahal White Fang terkenal sebagai
the terror of Yukon, namun akhirnya ia kalah.
Kali ini ada seorang petugas keamanan yang membubarkan
pertandingan tersebut. Namun si petugas tersebut juga ikut terluka dan pingsan
di atas tubuh White Fang karena si pemilik White Fang tidak terima dengan
perlakukan petugsa keamanan tersebut.
