Senin, 05 November 2012

Kusuma....


“cius? Mi apah?”

“ih…. Geli deh ndenger kamu ngomong kayak gitu, kamu tuh ga pantes tau? Ngomong kayak a be ge kek gitu,” cibir ku pada perempuan bernama Kusuma

“kenapa ga pantes?”

“kamu kan budhe ku, ya… jadi ga pantes aja kedengarannya,” sahut ku tak kurang ketusnya

Dari arah dapur, ibu ku segera menghampiri kami yang sedari tadi berada di ruang makan menghabiskan sarapan pagi kami sebelum akhirnya berangkat ke sekolah kami masing-masing.

Kamis, 01 November 2012

Tentang Rindu....


“Bravo!!! Keren banget sih kamu,”

Itu ucapan mu tatkala ku beri tahu bahwa buku ku sudah berhasil diterbitkan oleh salah satu penerbit terkemuka di negeri kita.

“Tapi… aku sih ga terlalu kaget karena sejak awal aku ketemu kamu, aku sudah punya feeling kalau suatu hari kamu akan jadi “orang besar”, he he he….” Lanjut mu membuat aku jadi geer mendengarnya.

Ku katakan tidak pada perempuan itu...


 “Ayo ikut aku, pasti kamu akan jauh lebih baik,” ajak pak Agus, salah seorang teman di kantor ku siang itu.

Aku memang terbilang baru di kota Bandung ini, kurang lebih baru sebulan aku menikmati cuacanya dan suasana di kota yang terkenal sebagai kota kembang ini. Kantor di mana aku bekerja yang berpusat di Jakarta sebulan yang lalu membuka kantor cabang baru di kota Bandung ini sehingga sebagai salah satu pegawai yang diandalkan, aku diutus oleh bos ku untuk mengepalai kantor cabang itu beberapa bulan ke depan. Aku tidak bisa menolaknya dan demi kepentingan kantor yang juga menjadi kepentingan prioritas ku, maka aku pun bersedia untuk itu.

Rabu, 31 Oktober 2012

Di kala sulit


 “haruskah aku menjualnya? Tapi… aku tak punya apa-apa lagi kecuali cincin ini,”

Sebuah cincin emas ada dalam genggaman Mitra. Ia menggenggam benda itu erat-erat. Sudah sekian lama ia memiliki cincin itu yang ternyata adalah pemberian ibunya menjelang kepergiannya ke alam “sana”.

Mentari siang itu bersinar dengan teriknya padahal sudah masuk bulan Oktober akhir yang seharusnya sudah memasuki musim penghujan. Akhir-akhir ini  memang cuaca tidak bisa diperkirakan sepertinya bumi memang sudah sangat tua sehingga perubahan musim yang biasanya teratur kini tidak lagi.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Mencari inspirasi….


Sudah berjam-jam aku duduk di kursi ini menghadapi pc ku plus ditemani  dengan secangkir kopi susu hangat yang kini sudah mulai dingin. Aku masih terpaku. Mencoba mencari-cari ide tulisanku yang ingin ku tuangkan hari ini.

Hmm…..

Masih terus aku berputar-putar, masih terus browsing sana browsing sini. Cari inspirasi. Ah… seperti nya buntu. Ku teguk kopi susu ku yang menunggu ku sedari tadi. Kurasakan ia mengalir dalam tenggorokan ku, nikmatnya….. ku ucapkan terima kasih pada secangkir kopi susu ku itu dan pada tenggorokan ku yang masih sehat dan segenap syaraf-syarafku yang masih mampu merasakan nikmatnya kopi susu ku hari ini.

Rabu, 24 Oktober 2012

Aku, seorang bisu....


“apa kabar?”
Sebuah suara mengejutkan ku untuk segera menoleh. Tapi… sepertinya ada hal yang menahan ku untuk tidak menoleh. Dengan perasaan agak bingung dan menebak-nebak pemilik suara, aku akhirnya memaksakan diri untuk sekedar memalingkan wajah ku ke arah suara tersebut.

Angin di sore itu cukup bersahabat setidaknya bagi ku yang memang senang sekali menikmati sore hari di sisi samping rumah ku. Bangku yang ku duduki menghadap ke jalan sebenarnya tapi agak terhalang dengan tanaman pagar yang cukup tinggi dan rapat, jadi cukup membuat ku nyaman tanpa harus melihat dan menyapa tetangga ku yang lewat.
Flag Counter