![]() |
| Wedang jahe simple (dok.pribadi) |
Musim penghujan untuk tahun ini
sudah datang. Dalam website Wikipedia musim hujan atau musim basah adalah musim dengan ciri meningkatnya curah hujan
di suatu wilayah dibandingkan biasanya dalam jangka waktu tertentu secara
tetap. Musim hujan hanya dikenal di wilayah dengan iklim tropis. Secara teknis
meteorologi, musim hujan dianggap mulai terjadi apabila curah hujan dalam tiga
dasarian berturut-turut telah melebihi 100 mm per meter persegi per dasarian
dan berlanjut terus. Apabila hal ini belum terpenuhi namun curah hujan telah
tinggi kondisinya dianggap sebagai peralihan musim (pancaroba).
Hampir setiap hari hujan menyapa kita semua dengan
konsekuensi yang sudah kita ketahui bersama. Jalan becek, banyak genangan air,
macetnya lalu lintas hingga banjir pun sudah amat akrab dengan sebagian
penduduk Jakarta yang biasa mengalami siklus banjir 5 tahunan.
Seiring dengan curah hujan yang meningkat, mengakibatkan
cuaca ikut berubah menjadi dingin. Memang sih tak se-dingin tatkala hujan salju
yang turun di belahan bumi sana. Dan, cuaca dingin mempengaruhi tubuh kita.
Kita mesti mengantisipasi agar kondisi tubuh kita tidak
down sehingga mudah sakit. Banyak cara untuk itu, salah satunya bisa dengan
mengkonsumsi minuman tradisional yang bisa kita buat sendiri di rumah.
Nenek moyang kita memang sungguh luar biasa, dengan aneka
ramuan tradisionalnya yang kita kenal hingga kini masih tetap berkhasiat nyata.
Untuk mengatasi cuaca dingin di musim penghujan ini, ada baiknya kita membuat
sendiri minuman penghangat tubuh yang manfaatnya bisa kita rasakan langsung.
