Saya tahu, kalau dia menelpon itu artinya ia ingin bicara
dengan suami saya bukan dengan saya, he he he... biasanya memang seperti itu.
Dan ketika saya angkat, setelah menanyakan kabarnya, ia
mengeluarkan pernyataan yang membuat saya terkejut dan untuk beberapa saat saya
tak bisa berkata apa-apa alias terdiam alias tertegun sebentar.
Yang ia katakan memang bukan suatu kabar buruk, malah kabar
yang baik, berita yang bagus tapi memang itu membuat saya terkejut. Tak apalah.
Itu adalah hak dia, privasinya untuk melakukan hal yang ia katakan.
Setelah itu telpon saya alihkan ke suami saya, karena memang
pada dasarnya ia ingin bicara dengan suami saya. Setelah itu saya melakukan suatu hal yang
lain, tidak mendengarkan pembicaraan mereka.
