Tampilkan postingan dengan label belanja harian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belanja harian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juli 2026

Cerita di Hari Rabu

Gambar dari pixabay
Pagi hari setelah adzan Shubuh berkumandang, kami sudah bersiap-siap untuk keluar rumah guna berbelanja sayur dan keperluan lainnya. Maklum Rabu adalah jadwal kami untuk berbelanja sayur di pagi hari.

Kurang lebih jam 5 kurang sedikit kami sudah mulai berada di luar rumah, Alhambulillah kami tidak terlalu telat untuk keluar. Kalau telat keluar, maka biasanya kembali ke rumah agak siang (langit sudah terang) sekitar jam 6 pagi. Memang biasanya kami usahakan untuk kembali ke rumah sebelum jam 6 walaupun terkadang tidak bisa diprediksi. Karena terkadang kami berbelanja tidak di satu tempat saja dan itu takes time, he he he.

Tujuan kami adalah pedagang sayur di lokasi yang paling jauh dari tempat tinggal kami. Itu adalah pedagang sayur langganan kami. Mungkin karena sudah biasa, jadi kami merasa ok saja walaupun jaraknya agak jauh ya. Di tempat itu kami biasa membeli ikan basah, buah pepaya dan sayur tentunya.

Kami semangat menuju pedagang langganan, tapi siapa sangka si pedagang tersebut tidak jualan alias libur alias tutup warung. Wah... kami harus putar balik dan berbelanja di tempat lainnya. Yo wis, tidak apa-apa, mungkin ia ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan di kampung halamannya.

Sabtu, 18 Juli 2026

Sabtu Pagi Ini

Gambar dari Google
Seperti biasa, Sabtu pagi tadi kami keluar belanja sayur dan keperluan lainnya. Kami belanja dekat rumah saja, sehingga kami tidak perlu menggunakan sepeda alias jalan kaki saja. Selain belanja sayur, kami juga membeli makanan untuk sarapan dan juga membeli beras.

Karena berasnya tidak seperti yang biasa beli di tempat langganan, kami hanya membeli satu liter saja untuk tambahan. Dengan harga yang sama, namun sepertinya kualitasnya berbeda. Tak apalah, senin atau di hari lain, kami rencana beli di tempat langganan. Untuk beli di tempat langganan, kami biasanya menggunakan sepeda karena memang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggal kami.

O ya, pagi tadi kami membeli bubur ayam untuk sarapan. Sudah lama sekali kami tidak sarapan bubur ayam. Kamis lalu kami berencana untuk beli bubur ayam yang biasa lewat depan rumah, tapi ternyata tukang bubur tersebut hari itu tidak lewat, mungkin ia tidak jualan alias libur. Bubur ayam yang kami beli memang bukan yang biasa lewat di depan rumah kami. Tapi, tidak apa2. Kami beli saja.

Sebelumnya tukang bubur tersebut singgah di masjid yang ada di seberang jalan tempat tinggal kami. Ia bercerita bahwa ada seseorang yang biasa memintanya untuk memberikan 100 porsi buburnya kepada jamaah masjid tersebut kala Sabtu pagi setelah kajian Shubuh.

Jumat, 10 Juli 2026

Cerita Hari Ini

Gambar dari Google 
Seperti biasa, hari Jum'at pagi setelah adzan Shubuh kami bergegas untuk pergi berbelanja sayur dan keperluan harian lainnya. Menggunakan sepeda listrik yang sudah menemani kami selama tiga tahun ini, kami akan pergi belanja. Sepeda listrik tersebut sudah kami cas di hari sebelumnya, jadi sudah siap kami menggunakannya.

Cus, pintu sudah kami tutup kembali setelah kami keluar rumah. Kami arahkan sepeda sesuai dengan arah yang kami akan tuju. Kami sudah berada di sepeda sebelum akhirnya kami nyalakan dan mulai menjalankannya.

Eit.... apa mau dikata ternyata ada bunyi yang keluar saat sepeda dijalankan. Suara yang seharusnya tidak ada. Suara yang memang tidak biasa kami dengar. Wah... apakah ban sepedanya bocor ya? Tanya kami dalam hati. Setelah mencoba menjalankannya beberapa saat untuk memastikan bahwa sepeda tersebut tidaklah layak untuk digunakan, akhirnya kami putuskan untuk kembali ke rumah saja alias tidak jadi berangkat belanja menggunakan sepeda listrik.

Kira-kira 15 menit ke jam 6, kami bergegas keluar rumah kali ini jalan kaki saja dengan tujuan pedagang sayur yang tidak jauh dari masjid di depan jalan raya. Kami biasa ke tukang sayur tersebut bila belanja tanpa menggunakan sepeda.

Ternyata pedagang sayur tersebut pun belum buka alias masih tutup sementara sayur-mayur nya sudah ada di depan tokonya. Wah, tukang sayurnya kesiangan sepertinya. Jadilah kami mengarahkan kaki kami ke Alfa Midi dulu sambil menunggu tukang sayur tersebut membuka tokonya.

Belanja sebentar di Alfa Midi lalu kami kembali lagi ke tukang sayur yang tadi masih tutup. Kami kira sudah buka, ternyata masih tutup. Yo wis, kami pun cari alternatif ke tukang sayur lainnya. Memang sih kami belum pernah belanja di tukang sayur yang ini. Kami juga ngga tau pasti apakah tukang sayur yang ini sudah ada atau belum. Tapi, kami tetap jalan ke tukang sayur lainnya itu.

Kamis, 22 September 2022

Yuk, menulis lagi

Sudah lama tidak menulis, sayang juga yah. Waktu terlewat begitu saja padahal banyak hal yang bisa ditulis. Setiap hari ada saja sesuatu yang bisa dijadikan bahan tulisan. Tapi…. Karena faktor malas, jadi…. Ya begitu…. Tidak menulis sekian lama.

Kemarin malam membuat saya merenung ternyata dengan menulis, kita membuat dokumentasi terhadap suatu kejadian atau acara atau program. Dan ketika mencari data dari kegiatan tersebut, saya tinggal mencarinya saja di kolom search yang ada di dalam blog saya ini.

Dan, muncullah hasil yang saya cari tersebut.

Wah… ternyata menulis tidaklah sia-sia…

Perlu ditingkatkan lagi nih semangat saya untuk menulis sehingga bisa mendokumentasikan suatu hal melalui tulisan. Keren, bukan?

Flag Counter