Rabu, 07 Oktober 2026

Menggunakan MRT dari Lebak Bulus ke Bundaran HI

Gambar dari Google
Kemarin sore tepatnya sekitar jam 15.35 saya dan suami berangkat dari rumah menggunakan layanan ojol online menuju stasiun MRT Lebak bulus. Ya, kami memang ingin menggunakan transportasi massal tersebut untuk keperluan bepergian ke suatu tempat. 

Dari rumah ke stasiun MRT Lebak bulus tidaklah terlalu lama karena jaraknya pun terbilang dekat, namun karena kami berangkat di jam 15.35 yang mana menjelang jam pulang kerja, tarifnya di angka Rp. 32.500. Kami turun di samping gereja kalau ngga salah, lalu naik lift yang tersedia di sana.

Masuk ke dalam stasiun tersebut tidaklah terlalu ramai, kami menuju jalan masuk menuju MRT yang sudah menunggu. Kami tap kartu yang kami miliki untuk masuk, lalu masuk ke MRT yang ada. Belum ramai penumpang pada saat itu. Tak lama, MRT pun mulai bergerak menuju tujuan.

Kami lihat di atas pintu yang tertera, ada 12 stasiun dari Lebak Bulus ke Bundaran HI, yakni: 

1. Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia

2. Fatmawati Indomaret

3. Cipete Raya

4. Haji Nawi

5. Blok A

6. Blok M BCA

7. ASEAN

8. Senayan

9. Istora Mandiri

10. Bendungan Hilir

11. Setiabudi Astra

12. Dukuh Atas BNI

13. Bundaran HI Bank Jakarta

Rabu, 30 September 2026

Hujan di Akhir September

Musim penghujan di Indonesia biasanya sudah dimulai sejak bulan Agustus atau bahkan bulan Juli pun hujan sudah turun, tapi kali ini hujan belum turun juga dikarenakan adanya faktor iklim seperti El Nino, yakni fenomena alam berupa memanasnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur di atas rata-rata normalnya.

Dengan hujan yang tak kunjung turun, beberapa daerah sudah kekurangan air dan beberapa tempat yang menjadi sumber air seperti sungai dan danau diberitakan airnya surut signifikan tak seperti biasanya. 

Berikut ini link berita tentang sungai yang dikabarkan surut airnya:

Sungai Cisadane Surut Lagi, Warga Memancing di Sisa Genangan Air

Sungai Barito Surut, Hamparan Pasir-Daratan Muncul di Tengah Aliran Air

Sungai Kapuas Surut, Pertamina Pakai Fasilitas BBM Alternatif 

BMKG memprediksi awal musim hujan di tahun ini akan mulai di bulan November 2026 dan akan terjadi secara bertahap. Dan sebagian besar wilayan di Indonesia diprediksi akan mengalami puncak musim hujan di bulan Desember. Bulan Januari dan Februari 2027 pun hujan diprediksi masih turun.

Jumat, 18 September 2026

Akhirnya Pohon Petai Itu Berbuah Juga

Gambar dari Google
Hmmm... pohon petai itu sepertinya sudah lebih dari satu tahun ada di sana, di kebun tetangga kami. Ya, Pohon petai milik tetangga kami itu kalau tak salah sudah lebih dari satu tahun. Dan baru beberapa hari yang lalu kami liat pohon itu berbuah, buahnya menjuntai-juntai bergoyang tertiup angin.

Memang belum banyak ya buahnya, sepertinya dalam satu tangkai itu ada sekitar 5 buah petai. Pohon petai itu bukannya malas berbuah, kami perhatikan dari tahun kemarin pun ia sudah berusaha untuk berbuah. Banyak sekali tangkai bunga yang nantinya akan menjadi bakal buah, tetapi sekian banyak tangkai bunga petai itu satu persatu jatuh dan tak menyisakan satu pun tangkai yang menjadi bakal buah.

Dan tahun ini kembali sang pohon petai dengan bangganya memamerkan banyak tangkai bunganya. Sampai saat ini pun banyak sekali tangkai bunga yang masih kecil dan salah satu tangkai bunga tersebut ada yang menjadi buah petai. Wah.... selamat ya pohon petai, you did it.

Teruslah menghasilkan buah sehingga sang pemilik mu menjadi senang dan bangga pada mu wahai pohon petai. Kami melihat dari kejauhan saja sudah senang sekali bahwa pohon petai tersebut akhirnya berbuah. Kami pun menunggu buah petai tersebut bergantungan pada tangkai buahnya. 

O ya, menurut kami bunga petai itu bentuknya seperti mikrophon, lucu ya. Apakah ada juga yang berpendapat sama seperti kami.

Kamis, 10 September 2026

Pagi ini (Hari Kamis)

Gambar dari Google
Pagi tadi seperti biasanya kami keluar untuk belanja sayur dan kebutuhan lainnya. Memang yang biasanya kami keluar di hari Rabu, kami ganti menjadi kamis. Pagi setelah terdengar adzan shubuh, kami siap-siap untuk pergi keluar rumah. Kenapa keluar belanja harus pagi-pagi sekali? Ada beberapa alasan yang membuat kami memutuskan untuk belanja sayur di awal pagi. Salah satunya adalah kalau awal pagi (sebelum jam 6 pagi) kendaraan yang lalu lalang belumlah terlalu ramai sehingga membuat kami merasa lebih aman saat berkendara menggunakan sepeda listrik.

Dan kalau masih di awal pagi, di penjual sayurnya pun belum terlalu ramai pengunjungnya sehingga kami bisa menghemat waktu berbelanja.Dan bila di awal pagi, udaranya masih segar dan tidak banyak polusi dan tidak panas juga. 

Rabu, 09 September 2026

Gunung Anak Krakatau Erupsi

Gambar dari Google
Gunung Anak Krakatau sebuah gunung yang terletak di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatra, secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Gunung ini merupakan gunung yang terbentuk akibat letusan eksplosif Krakatau pada tahun 1883 yang menghancurkan pulau Krakatau.

Kini gunung Anak Krakatau erupsi sejak jum'at lalu dan dikabarkan pada hari Senin ini (7 September 2026) erupsi menerusnya berhenti setelah 25 jam. Namun kini gunung Anak Krakatau mengalami letusan Strombolian, yakni  jenis letusan gunung berapi dengan ledakan yang relatif ringan. Aktivitas letusan stromboli dapat berlangsung sangat lama, sehingga sistem erupsi dapat berulang kali mengatur ulang dirinya sendiri.

Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang erupsi tersebut sampai di Jabodetabek. Di tempat kami tinggal pun terasa abunya di lantai rumah kami. Awalnya kami ngga ngeh ketika kami menyikat lantai tempat kami menjemur pakaian kok seperti lantai yang lama tidak pernah dibersihkan padahal dalam sehari kami bisa 2 sampai 3 kali menyikatnya. 

Dan di rumah ibu kami yang ada di Lebak Bulus pun seperti itu. Banyak abu vulkanik yang tersebar di bangku yang ada di luar rumah, pun di atas mobil yang terparkir di luar rumah. Sampai lantai rumah ibu kami pun terasa sekali abunya.

Abu vulkanik yang diakibatkan dari erupsi gunung Anak Krakatau sangat berbahaya bagi kesehatan manusia karena kandungan dari abu vulkanik tersebut adalah partikel silika tajam yang menyerupai serpihan kaca, yang tidak hanya mengancam kesehatan tubuh tetapi juga lingkungan dan transportasi. 

Bahaya bagi Kesehatan

Saluran Pernapasan: Menyebabkan batuk, sesak napas, iritasi tenggorokan, hingga memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan memperparah penyakit asma. 

Mata: Menimbulkan rasa perih, kemerahan, berair, peradangan (konjungtivitis), hingga luka gores pada kornea (abrasi) akibat gesekan partikel tajam. 

Kulit: Memicu iritasi, gatal-gatal, dan kemerahan jika menempel langsung pada kulit yang sensitif. 

Jumat, 04 September 2026

Halo September 2026

Gambar dari Google
Bulan Agustus akhirnya sudah berakhir dan kini digantikan oleh bulan September. Ya, kini sudah memasuki bulan September - bulan ke sembilan dalam kalender Masehi, tepatnya sudah memasuki hari ke empat.

Hmmm... tanggal 4, hari Jum'at pertama di bulan September ini, cuaca panas seperti biasanya kadang disertai dengan angin semilir. Tapi memang cuaca dari pagi sudah terasa panas.Pagi ini kami tidak keluar belanja sayur karena sudah di hari Kamis kemarin.

Besok - Sabtu - kami akan keluar untuk belanja lagi. Jadi dalam seminggu, empat kali kami keluar untuk belanja sayur di pagi hari. Oya, tadi pagi kami keluar untuk membeli gas tabung 3 kilo untuk stok. Kami memang ada dua tabung - jadi saat tabung yang satu sedang digunakan, kami masih ada satu tabung lagi.

Untuk membeli gas, kami hanya pergi ke warung kecil milik tetangga kami yakni Mak Poni yang letakknya berdempetan dengan rumah yang kami tempati. Jadi, kami tinggal jalan ke samping saja. Dan sengaja kami beli gas di awal pagi sebelum jam 6 pagi tadi karena sang pemilik warung pasti ada sehingga kami tak perlu khawatir.

Setelah membeli gas, kami lanjutkan pekerjaan kami yang memang pekerjaan harian - rutinitas harian, dimulai dari menyuci pakaian, memasak nasi, memasak menu hari ini dan lainnya hingga selesai.

Hmm.... ini masih awal bulan, semoga bulan ini kami bisa menjadi lebih baik dari bulan sebelumnya. Amin... Kami juga semakin rajin untuk menulis di sini. Memang sih tak terlalu penting yah, tapi ini salah satu cara buat kami untuk tetap mengasah kemampuan menulis kami. Menceritakan hal-hal yang tampak sepele tapi kami suka melakukannya seperti halnya bercerita secara langsung.

Senin, 31 Agustus 2026

Hari Terakhir di Bulan ini


Hmmm.... ini adalah hari terakhir di bulan Agustus ini yakni hari Senin di tanggal 31. Besok sudah akan berganti hari dan berganti bulan pula. Berganti menjadi bulan September yang banyak dikenal dengan sebutan September Ceria. Semoga demikian adanya, amin....

Hari terakhir dengan cuaca yang masih sama yakni cuaca panas 34 derajat celsius dengan angin semilir. Semoga bulan depan tidak sepanas bulan ini sehingga rumput-rumput yang mulai mengering karena panasnya cuaca bisa mulai bersemi menghijau kembali. Amin...

Memang sih kalau cuaca panas seperti ini ada sisi baiknya bagi para ibu yakni jemur menjemur lebih cepat kering dan juga bila bepergian tak perlu khawatir akan turun hujan, jadi lebih leluasa bepergian walaupun memang pasti akan berkeringat dengan cuaca yang ada.

Kamis, 27 Agustus 2026

Pray for Nepal

Gambar dari detik news
Berita yang mengejutkan datang dari Nepal - sebuah negara yang terkurung daratan di Asia Selatan yang terkenal dengan pegunungan Himalaya dan Gunung Everest. Ya, di tanggal 26 Agustus 2026 - Rabu, terjadi banjir bandang dahsyat yang menerjang wilayah Rasuwa.

Banjir bandang tersebut meninggalkan kerusakan parah di sejumlah kawasan. Air bah dan material lumpur menghantam permukiman warga, membawa duka bagi banyak keluarga yang terdampak dari banjir tersebut. 

Dilaporkan bahwa bencana tersebut telah menewaskan paling tidak 165 orang dan lebih dari 1.300 orang hilang di perbatasan Nepal - Tibet. Semoga bisa segera diketemukan mereka yang hilang tersebut. Aminn...

Dugaan awalnya banjir dipicu oleh gempa berkekuatan 4.4 kala Richter, namun setelah dilakukan analisis lebih jauh ternyata getaran yang disangka gempa tersebut adalah longsoran batuan dan es dari pegunungan Himalaya yang kemudian masuk ke aliran sungai dan memicu gelombang air, lumpur serta material longsoran dalam jumlah besar. Banjir bandang dahsyat tersebut sungguh diluar dugaan karena tidak adanya hujan sebelum kejadian tersebut.

Sabtu, 22 Agustus 2026

Bulan Agustus tahun ini

Di bulan ke delapan alias bulan Agustus ini tepatnya tanggal 19 yang jatuh di hari Rabu, kami menggunakan jasa tetangga kami yang berprofesi sebagai ahli di bidang perlistrikan untuk memindahkan kipas angin gantung.

Kipas angin tersebut ada di ruang tengah dan kipas angin ini sangat-sangat-sangat jarang kami gunakan. Salah satu alasan sangat-sangat-sangat jarang digunakan adalah tombol untuk menghidupkan dan mematikan kipas angin tersebut letaknya di luar rumah, yakni di teras. Tentu saja bila ingin menggunakan kipas angin tersebut kami harus keluar rumah lebih dahulu. Repot sekali ya, he he he. Dan hal itu pun suatu hal yang sangat-sangat-sangat aneh. 

Pak suami mempunyai ide untuk pindahkan saja kipas angin tersebut ke dapur beserta tombol untuk menghidupkan dan mematikannya, sehingga memudahkan kami jika ingin menggunakannya. Setelah mengubungi tetangga kami yang berprofesi ahli listrik tersebut pada tanggal yang sudah ditetapkan yakni tanggal 19 jam 2 siang, ia datang ke rumah kami dan mengerjakan pemindahan kipas angin tersebut.

Jumat, 21 Agustus 2026

Akhir Agustus 2026

Gambar dari Google
Hmm... hari ini sudah memasuki tanggal 21 di bulan Agustus ini, berarti tinggal 10 hari lagi bulan ini akan segera berganti. Bulan Agustus berakhir di tanggal 31 hari Senin. Memang demikianlah adanya. Hari akan berganti, bulan berganti dan tahun pun demikian. Tak ada yang tetap, tak ada yang abadi, semuanya sedang berlalu.

Bulan ini kami tidak banyak menulis di sini karena satu dan lain hal. Kalau dibilang banyak kerjaan ya tidak juga ya. Tapi begitulah. Terkadang beberapa hari tidak bisa duduk lama di depan sini. Jadi terlewatlah waktu untuk menulis di sini. 

Bulan ini memang kami mondar-mandir untuk keperluan yang tidak bisa dihindari. Kami memeriksakan kesehatan yang memang mau tidak mau membutuhkan waktu. Hal itu kami lakukan untuk kebaikan kami supaya tidak was-was terkait kesehatan kami.

Bulan ini masih dominan dengan cuaca yang panas yang berkisar di angka 33 derajat suhunya. Terkadang disertai angin kencang dan terkadang angin sepoi-sepoi. Mungkin karena musim dengan cuaca panas ini terbilang agak lama, di beberapa daerah terdengar mulai kesulitan air bersih. Dan kabarnya pemerintah daerah Jakarta mengadakan modifikasi cuaca agar bisa turun hujan. Mungkin itu terjadi di awal bulan ini dan minggu lalu pun demikian sempat turun hujan walau tak seberapa di tempat kami.

Hari ini pun kabarnya diadakan lagi modifikasi cuaca, sejak pagi tadi cuaca agak redup lalu terang kembali, redup, terang kembali. Begitu saja dari pagi dan kini panas cuacanya seperti biasa. Apakah bisa dibilang upaya modifikasi cuacanya gagal? Entahlah, kami tidak tahu pastinya.

Oya, Senin ini tanggal 17 Agustus merupakan hari kemerdekaan bangsa kita, bangsa Indonesia yang ke 81 tahun. Berhubung hari libur nasional - tanggal merah - kami tidak keluar belanja sayur khawatir kalau-kalau penjual sayur ikut libur. Jadi di hari minggunya kami belanja untuk keperluan di hari Senin itu. 

Sabtu, 15 Agustus 2026

Pagi tadi (Sabtu)

Sayur mayur
Pagi hari ini Sabtu adalah jadwal untuk kami keluar belanja sayur dan kebutuhan lainnya bila ada seperti biasanya menggunakan sepeda listrik. Pagi tadi karena hari Sabtu dan kami harus membeli ikan segar untuk keperluan membuat makanan kucing peliharaan, maka kami menuju penjual sayur yang paling jauh jaraknya dari tempat kami tinggal, yakni penjual ke tujuh.

Selain membeli ikan segar, kami juga membeli buah pepaya dan sayur-mayur tentunya untuk esok hari. Oya, kami keluar belanja sayur 4 kali dalam seminggu, jadi tidak setiap hari. Senin, Rabu, Jum'at dan Sabtu. Tapi jadwal tersebut fleksibel adanya, kalau memang harus keluar di hari selain hari tsb. kami ya keluar.

Untuk lebih efisiennya waktu kami belanja, maka Senin dan Sabtu kami belanja di penjual sayur yang ke tujuh, sedangkan di hari Rabu dan Jum'at kami belanja di penjual sayur ke dua terdekat dari rumah. Di penjual sayur ke dua tersebut juga lumayan lengkap sayur dan lainnya, kita tinggal memilih dan mengambil sesuai keperluan, nanti bila sudah selesai akan dihitung penjualnya.

Jumat, 14 Agustus 2026

Bulan Agustus (Ulang Tahun Siapa Saja Ya....)

Gambar dari Google
Kini kita sudah berada di bulan ke delapan tahun 2026 ini, hmmmm serasa cepat waktu berlalu. Di bulan ini selain negara kita yang merayakan hari ulang tahun, adik, ipar, ponakan dan beberapa teman juga merayakan hari ulang tahun.

Seorang ponakan kami berulang tahun di awal bulan Agustus bersamaan dengan hari ulang tahun salah seorang teman kami. Semoga sehat-sehat selalu dan bahagia serta sukses dalam hidup. Amin... 

Di pertengahan bulan ini, seorang adik laki-laki dan adik ipar perempuan kami serta seorang teman dekat kami pun merayakan ulang tahunnya. Adik kami sudah memasuki usia kepala lima sama halnya dengan teman kami, sedangkan ipar kami memasuki usia kepala empat. Semoga selalu diberkahi kesehatan, kesejahteraan dan kebahagiaan. Amin...

Seorang ponakan perempuan kami juga ada yang berulang tahun menjelang akhir bulan ini. Kedua keponakan kami masih berusia akhir 20 an dan awal 20 an. Semangat selalu dalam mengejar cita-cita, sehat dan bahagia. Amin...

Oya, ternyata bapak mertua kami juga berulang tahun di bulan ini. Beliau sudah berusia 76 tahun di tahun ini. Sehat-sehat selalu pak. 

Rabu, 12 Agustus 2026

Hujan di Awal Agustus 2026

Gambar dari Google
Bulan Agustus sudah datang dan hari ini adalah hari ke tiga di bulan yang baru saja menggantikan bulan Juli lalu. Awal bulan disambut dengan hujan di pagi buta kala banyak mata masih terlelap. Kami pun tidak tahu tepatnya saat hujan. Yang kami tahu para kucing peliharaan kami yang biasanya berada di luar rumah, ternyata berada dalam rumah (hal tersebut biasanya dilakukan bila hujan turun sehingga peliharaan kami tidak takut bilamana ada petir dan sebagainya). 

Hal itu kami dapati ketika kami terbangun di malam hari, kami yakin bahwa suami memperbolehkan peliharaan berada dalam rumah di malam hari karena turun hujan. Dan aroma tanah yang disiram oleh air hujan tercium jelas malam itu.Wis... berarti sudah akan memasuki musim penghujan. 

O ya, ponakan kami yang menjalani operasi usus buntu sudah diijinkan kembali ke rumah oleh dokter yang menanganinya di hari Jum'at, 31 Juli lalu di hari yang sama ketika kami datang menjenguknya. Setelah mengurus beberapa dokumen terkait kepulangannya setelah rawat inap di Rs Bhayangkara tersebut, sore harinya ia pulang ke rumah dan harus kembali untuk kontrol di hari Sabtu seminggu kemudian.

Rabu, 29 Juli 2026

Akhir Bulan Juli 2026

Gambar dari Google
Hari ini Kamis, 30 Juli 2026. Dua hari sebelum akhirnya berganti bulan menjadi Agustus. Hmmm.... waktu cepat berlalu. Kami memang belum menjadi lebih baik, kami harus terus berupaya untuk itu. Semoga sebelum waktunya bagi kami harus pergi, kami bisa menjadi lebih baik walaupun sedikit. Amin...

Keponakan kami masih dirawat di Rumah sakit Bhayangkara Jakarta Selatan. Rencananya siang ini dia akan menjalani operasi terkait penyakitnya. Kami memang tidak bisa mendampinginya, tapi kami doakan semoga operasi berlansung lancar dan berhasil. Amin....

Rencananya besok kami akan menjenguknya bersama suami. Semoga demikian sesuai dengan rencana  kami. Amin... Memang rumah sakit tersebut tidaklah jauh dari tempat tinggal kami hanya saja bila kita menggunakan kendaraan roda empat, kita harus mutar agak jauh menuju rumah sakit tersebut.

Sedangkan bila menggunakan kendaraan roda dua, lebih mudah dan lebih cepat walaupun agak sedikit melakukan pelanggaran, he he he... seringkali kami menggunakan jasa ojek online untuk ke tempat tersebut dan memang lebih cepat. 

Bulan Juli ini pastinya mempunyai banyak kenangan bagi siapa pun juga. Bulan di mana anak-anak mulai kembali bersekolah entah itu di sekolah yang sama dengan kelas berbeda ataupun di sekolah yang baru karena sudah pindah jenjang pendidikannya dari Sd ke Smp atau dari Smp ke Sma. Atau barangkali bagi anak-anak yang baru mulai bersekolah di tingkat Sd.

Cerita di Rabu Pagi

Gambar dari Google
Siang ini panas seperti sebelum-sebelumnya. Cuaca seperti biasa menunjukkan angka 33 derajat celsius. Angin juga bertiup cukup kencang sehingga memang tak terlalu terasa panasnya. Pagi tadi seperti biasa jadwal kami pergi berbelanja sayur dan kebutuhan lainnya.

Keluar rumah sekitar jam 5 kurang 15 menit dan kembali ke rumah jam 6 kurang 15 menit. Jadi, kami menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk berbelanja. Kami berbelanja di tempat penjual sayur langganan kami. Oya, sejak senin penjual sayur tersebut sudah kembali berjualan setelah beberapa hari sebelumnya dia libur karena pulang kampung.

Penjual sayur ini memang yang paling jauh dari tempat tinggal kami. Maksudnya paling jauh yakni ia adalah penjual sayur ke tujuh bila dihitung dari tempat kami tinggal. Sehingga kami harus melewati 6 penjual sayur lainnya untuk ke penjual sayur tersebut. Tidak apa-apa bagi kami selama baterei sepeda listrik kami masih cukup untuk mencapainya. Kalau baterei sepeda listrik kami tidak cukup, biasanya kami belanja di penjual sayur yang terdekat saja dengan berjalan kaki.

Setelah membeli sayur, kami ke penjual sayur lainnya untuk membeli buah karena di penjual sayur langganan kami tidak ada buah yang kami ingin beli. Setelah itu kami mampir ke AlfaMidi untuk membeli kebutuhan harian lainnya seperti sabun cuci piring, snack dan lainnya. 

Selasa, 28 Juli 2026

Flashback Maret 2026

Gambar dari Google
Kini kami mulai mengingat-ingat kejadian di bulan Maret 2026 - bulan ketiga dalam kalender kita. Awal Maret lalu tepatnya tanggal 5 Maret keponakan kami (anak dari adik perempuan kami) demam tinggi karena menderita sakit demam berdarah. Ia harus dirawat di rumah sakit Bhayangkara Jakarta Selatan - kami sering kali menggunakan nama Rs Sekopol.

Saat itu masih bulan Ramadhan dan kami sekeluarga (ibu, adik, kakak dan para keponakan) berencana untuk berbuka bersama di hari Minggu tanggal 8 Maret, namun karena keponakan kami ada yang masuk rumah sakit, maka rencana tersebut dibatalkan.

Keponakan kami saat itu masih duduk di kelas enam salah satu Madrasah Ibtidaiyah yang ada di Lebak Bulus dan menjelang akhir sekolah. Maksudnya sekolahnya mulai mengadakan test terkait dengan ujian akhir sekolahnya.

Ia dirawat di rumah sakit hingga Sabtu tanggal 7 Maret 2026. Sabtu sore ia sudah mendapatkan ijin untuk bisa pulang ke rumah. Kami menuju ke rumah sakit tersebut guna membantu adik kami untuk membawa anaknya pulang sementara ia masih mengurus beberapa berkas administrasi. 

Senin, 27 Juli 2026

Menjenguk Keponakan di Rumah Sakit

Gambar dari Google
Minggu kemarin, kami menjenguk salah satu keponakan kami di Rumah Sakit Bhayangkara yang beralamat di Jl. Ciputat Raya No.40, RT.1/RW.9, Pd. Pinang, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12310

Keponakan kami tersebut adalah anak pertama dari kakak perempuan kami. Ia dirawat di rumah sakit tersebut sejak Sabtu, 25 Juli lalu dengan keluhan sakit di perutnya. Sebelumnya ia sudah periksa di rumah sakit lainnya dan sudah di rongsen serta Ct scan. Dari hasil rongsennya disebutkan bahwa mungkin ia mengalami sakit usus buntu.

Mungkin karena sakitnya kian bertambah, salah satu adik kami membujuk orang tuanya (kakak perempuan kami) agar membawanya ke rumah sakit Bhayangkara saja supaya penyakitnya segera ditangani dokter agar tak berlarut-larut.  Akhirnya Sabtu itu dibawa ke Igd rumah sakit Bhayangkara dan dinyatakan mesti dirawat inap.

Kami menjenguknya bersama adik perempuan kami selama kurang lebih 1 jam. Saat itu kami sempat bertemu dengan dokter yang menanganinya sedang mengadakan kunjungan. Ia dijadwalkan untuk usg perutnya Senin (pagi tadi) agar lebih jelas penyakit yang dideritanya. Ia menggunakan layanan bpjs di rumah sakit tersebut dengan pelayanan yang baik. 

Jumat, 24 Juli 2026

Kejadian di Pagi Hari

Gambar dari Pixabay
Berangkat dari rumah pagi ini sebelum jam 5 untuk menuju penjual sayur yang ada di daerah kami dan berhubung penjual sayur langganan sedang tutup, maka kami membeli sayur di penjual sayur lainnya. Pagi tadi kami membeli sayur di penjual sayur yang terdekat, di sini pun lengkap juga yang dijual. Aneka jenis sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, perkerupukan juga ada. Lengkap juga.

Mungkin karena kami membeli di tempat yang terdekat itu, makanya kami pulang ke rumah pun sebelum jam 6 pagi walaupun kami sudah mampir ke penjual telur dan ke AlfaMidi sebelum akhirnya pulang ke rumah. Rencananya besok pagi kami juga akan ke penjual sayur itu lagi selanjutnya membeli beras dan lainnya.

Cuaca siang ini masih sama seperti kemarin. 33 derajat celsius dengan sedikit angin. Cuaca sangat panas bagi kami di sini. Semoga yang diluar sana baik-baik saja dengan cuaca seperti ini. Amin...

Pagi tadi ada ketika kami berada di AlfaMidi, ada seseorang yang ketinggalan kartu ATM nya di mesin ATM yang ada di sana. Seorang kasir bertanya pada kami apakah kartu ATM kami tertinggal? Kami bilang tidak sambil kami periksa kembali dompet kami untuk memastikan bahwa kartu ATM kami tidak tertinggal di mesin ATM. Mungkin sang kasir tau kalau kami menggunakan ATM yang ada di sana sebelum berbelanja.

Kamis, 23 Juli 2026

Perkedel Kentang di Hari Kamis

Seperti siang hari sebelum-sebelumnya, siang ini pun cuacanya panas. Kalau kita cek cuaca Jakarta hari ini via google, maka akan kita dapati suhunya 33 derajat celsius. Tapi siang ini tak terlalu berangin seperti kemarin. 

Kalau cuaca panas seperti ini sangat cocok untuk mencuci-cuci apa pun karena cepat kering, he he he. Tapi bukan mencuci dosa ya. Cuaca panas memang mulai terasa di kala menjelang siang sampai sore hari. Pagi tadi sempat terdeteksi awan cenderung mendung, agak gelap walaupun sudah pukul 6 lebih. Kami kira akan turun hujan, tetapi ternyata tidak.

Di negara kita memang musim panas seperti halnya di negara lainnya yang memiliki 4 musim. Di sini terasa sekali ketika pukul 6 sore tapi langit masih terang. 

Rabu, 22 Juli 2026

Cerita di Hari Rabu

Gambar dari pixabay
Pagi hari setelah adzan Shubuh berkumandang, kami sudah bersiap-siap untuk keluar rumah guna berbelanja sayur dan keperluan lainnya. Maklum Rabu adalah jadwal kami untuk berbelanja sayur di pagi hari.

Kurang lebih jam 5 kurang sedikit kami sudah mulai berada di luar rumah, Alhambulillah kami tidak terlalu telat untuk keluar. Kalau telat keluar, maka biasanya kembali ke rumah agak siang (langit sudah terang) sekitar jam 6 pagi. Memang biasanya kami usahakan untuk kembali ke rumah sebelum jam 6 walaupun terkadang tidak bisa diprediksi. Karena terkadang kami berbelanja tidak di satu tempat saja dan itu takes time, he he he.

Tujuan kami adalah pedagang sayur di lokasi yang paling jauh dari tempat tinggal kami. Itu adalah pedagang sayur langganan kami. Mungkin karena sudah biasa, jadi kami merasa ok saja walaupun jaraknya agak jauh ya. Di tempat itu kami biasa membeli ikan basah, buah pepaya dan sayur tentunya.

Kami semangat menuju pedagang langganan, tapi siapa sangka si pedagang tersebut tidak jualan alias libur alias tutup warung. Wah... kami harus putar balik dan berbelanja di tempat lainnya. Yo wis, tidak apa-apa, mungkin ia ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan di kampung halamannya.

Flag Counter