Tampilkan postingan dengan label sinopsis sandiwara radio saur sepuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sinopsis sandiwara radio saur sepuh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Juni 2018

Sandiwara radio Saur Sepuh, Episode Perjalanan Berdarah, bagian 4


Teman-teman terima kasih tetap setia mengunjungi blog ini ya. Kini sinopsis serial sandiwara radio Saur Sepuh yang melegenda dengan episode perjalanan berdarah telah memasuki bagian ke empat.

Pada bagian ke tiga yang lalu dikisahkan bahwa Brama yang menyusup ke dalam kraton kerajaan Kuntala pada malam hari telah dijebak oleh 5 iblis dari gunung Tungkur yang merupakan 5 orang sakti dari golongan hitam.

Sementara pertarungan berlangsung di atas pendopo agung yang di bawahnya sudah siap pasukan keraton yang berjumlah amat banyak untuk mengepung dan menangkap Brama.

Jumat, 08 Juni 2018

Sandiwara radio Saur Sepuh, Episode Perjalanan Berdarah, bagian 3


Teman-teman, mari kita lanjutkan sinopsis sandiwara radio yang sangat populer di era tahun 80 an ini, sandiwara radio Saur Sepuh, episode Perjalanan Berdarah bagian ketiga.

Pada bagian kedua episode Perjalanan Berdarah diceritakan bahwa pasukan pejuang pembebasan rakyat Madangkara yang dipimpin oleh Brama dan Gotawa berhasil menduduki kadipaten Singkur.
Hal itu tentu saja membuat geger para pejabat di pusat kerajaan Madangkara, tumenggung Gardika selaku penguasa kerajaan Madangkara menjadi murka, tetapi ia tidak tahu pasti siapa pejuang kemerdekaan itu dan berasal dari mana.

Kamis, 07 Juni 2018

Sandiwara radio Saur Sepuh, Episode Perjalanan Berdarah, bagian 1


Teman-teman, berikut ini sekilas sinopsis mengenai sandiwara radio Saur Sepuh dengan episode Perjalanan Berdarah bagian 1.

Pada episode Darah Biru yang mengisahkan tentang masa kecil Brama selaku tokoh utama sandiwara radio saur sepuh ini, telah terungkap misteri pedang merah dan pedang biru yang menyingkap silsilah raja-raja kerajaan Madangkara telah memberikan kejelasan kepada banyak pihak bahwa pak Arun dan Brama adalah pewaris tahta singgasana kerajaan Madangkara yang sah.

Oleh karena itu dengan suara yang sepakat dan bulat, maka para pejuang kemerdekaan rakyat Madangkara menobatkan Brama sebagai pemimpin mereka.
Flag Counter