Pertama kali mendengar dan membaca
kalimat tersebut tak membuat pusing. Kami hanya mendengar ataupun membaca
kalimat itu selewatan saja. tidak direnungkan dan tak mau ambil pusing. Lalu
selanjutnya, berkali-kali kalimat tersebut datang dan datang lagi. Melalui ceramah
ataupun sharing
Bapak Anand Krishna tepatnya kalimat tersebut berasal.
Dalam
buku-buku beliau juga
kalimat itu pasti kerap kali kita temukan.