Tampilkan postingan dengan label kartu e-money. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kartu e-money. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Agustus 2016

Kartu E-Money dan Kegunaannya

Sudah lama sekali sebenarnya saya membeli kartu ini. Awalnya ketika ingin naik busway ke suatu tempat (saya lupa tempat yang saya tuju karena sudah lama sekali) seperti biasa saya mendatangi loket yang ada di stasiun busway Lebak Bulus.

Saya pesan 1 tiket dan menyodorkan uang Rp. 3.500 namun saat itu ditolak oleh si mbak penjaganya dengan alasan karena adanya peraturan baru yang menyebutkan bahwa pengguna busway haruslah menggunakan kartu sebagai alat pembayarannya. Jadi, tidak bisa menggunakan uang cash.

Dan untuk kartunya sendiri harganya Rp. 40.000 dengan saldo Rp. 20.000 yang bisa kita gunakan untuk naik busway. Saat itu kartu yang ditawarkan ke saya adalah e money yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri.
Kartu e-money yang saya miliki
Yo wis, karena tidak ada pilihan lain. Maka saya beli juga kartu tersebut meskipun saya yakin akan sering ngganggur di dompet  karena saya jarang sekali menggunakan busway.

Kegunaan lain

Sesuai perkiraan saya, itu kartu jadi lebih banyak tinggal di dompet saya alias jadi pengangguran aja di sana. Bahkan sempat ga inget saya punya kartu e money tersebut.

Suatu saat saya ingin ke Sunter, seperti biasa saya menggunakan kopaja P20 Ac yang biasa mangkal di pasar jum’at. Nah, sejak 24 Juni 2015 kan kopaja bergabung dengan transjakarta setelah sebelumnya terintegrasi saja pada tanggal 28 Januari 2013.

Flag Counter