Tampilkan postingan dengan label hewan peliharaan favorit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hewan peliharaan favorit. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juli 2026

Hai musang, mau kemana kamu?

Sudah lama sekali kami tidak melihat musang yang melintas melewati atap rumah tetangga belakang. Dulu, awal-awal kami tinggal di sini, sering kami melihat musang. Tapi mungkin karena sering diburu, jadi mereka lebih hati-hati untuk menampakkan diri. 

Kemarin di awal pagi menjelang waktu shubuh, seekor musang melintas melewati atap tetangga. Ia berukuran agak besar denga ekor panjang dan warna bulu yang coklat gelap mendekati hitam. 

Di belakang rumah kami masih banyak lahan yang dijadikan kebun dengan aneka pohon buah-buahan yang mungkin menyebabkan musang masih berkeliaran di daerah kami mengingat makanan yang mereka konsumsi masih banyak tersedia.

Berikut ini informasi dari Ai mengenai musang, hewan yang aktif di malam hari.

Musang adalah kelompok mamalia kecil (famili Viverridae) yang ramping, arboreal, dan bersifat nokturnal. Terkenal sebagai pemakan buah dan serangga (omnivora), musang memiliki kelenjar anal yang mengeluarkan aroma wangi seperti daun pandan saat terancam. Spesies paling populer adalah musang pandan (Paradoxurus hermaphroditus), yang juga dikenal sebagai produsen biji kopi luwak

Jumat, 02 Desember 2011

Tentang si Eblek (jagoan kampong)


Salah satu hewan peliharaan yang banyak digemari adalah kucing. Hewan yang gemar makan ikan ini memang kalah pamornya di luar negeri dengan musuh bebuyutannya yakni anjing. Tapi, di Indonesia sepertinya kucinglah yang berjaya alias lebih banyak yang suka mereka. Prikitiw….

Adik lelaki saya belakangan ini juga gemar dengan hewan mengeong ini. Demi kegemaran barunya itu, ia harus rela menyisihkan waktu dan uangnya untuk kucing-kucingnya. Ada 4 ekor kucing yang harus ia rawat. 2 ekor jenis Angora, 1 ekor campuran dan 1 ekor kucing kampung.
Flag Counter